SuaraJabar.id - Sejumlah pusat perbelanjaan, mulai dari pasar tradisional hingga mal di Kota Bogor mengalami peningkatan kunjungan 10 hari jelang Hari Raya Lebaran 1442 Hijriah.
Direktur Utama Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Pajajaran (Perumda PPJ) Kota Bogor Muzakkir mengatakan, peningkatan jumlah pengunjung mencapai 100 persen dari hari biasa.
Peningkatan jumlah pengunjung memang umum terjadi jelang lebaran. Hal itu lantaran meningkatnya kebutuhan yang harus dibeli masyarakat jelang hari raya Idul Fitri.
Berdasarkan pantauan dan laporan tim di lapangan, peningkatan jumlah pengunjung pasar terjadi di beberapa pasar tradisional. Seperti Pasar Bogor, Plaza Bogor dan Pasar Kebon Kembang.
"Peningkatan jumlah pengunjung memang selalu terjadi jelang lebaran. Makannya kita harus antisipasi betul, agar peningkatan ini tidak berujung pada kluster penyebaran covid-19. Apalagi potensi penambahan jumlah pengunjung pasar masih sangat mungkin terjadi di pekan terakhir jelang lebaran," katanya, Senin (3/5/2021).
Untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengunjung pasar, Muzakkir menyebut sudah mulai melakukan peningkatan pada sisi pengawasan protokol kesehatan (prokes) dan kemanan.
Lebih lanjut, ia sendiri mengakui tidak dapat melarang orang untuk datang ke pasar. Untuk itu, pengamanan dan rekayasa lalin akan diterapkan dengan bekerjasama dengan berbagai pihak.
Sebab, jika berkaca pada tahun lalu, Jalan Dewi Sartika dan Pasar Kebon Kembang menjadi salah satu titik keramaian masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri.
Untuk itu, Muzakkir mengatakan, akan diberlakukan sistem buka tutup jalur di Jalan Dewi Sartika dan Jalan MA Salmun, untuk mencegah terjadinya kepadatan pengunjung pasar.
Baca Juga: Ditemukan Secara Tidak Sengaja, Ini Sejarah Unik dari Kue Kering
"Untuk mengantisipasi keramaian, tentunya kami akan bekerjasama dengan berbagai instansi. Seperti Satpol-PP dari segi penerapan protokol kesehatan. Dinas Perhubungan dan Polresta Bogor Kota, untuk mengatur arus lalulintas menuju pasar," tutupnya.
Berita Terkait
-
Belanja Lebaran 2026 Cetak Rekor, Kelas Menengah dan Gen Z Jadi Penggerak Ekonomi Indonesia
-
Lebaran Berkah! BI Ramal Penjualan Eceran Maret 2026 Melesat 9,3 Persen
-
Pelindo Catat 2,6 Juta Penumpang Masa Lebaran 2026, Meningkat 14,14%
-
Lebaran Betawi 2026 Meriah di Lapangan Banteng, Pramono: Ini Identitas Asli Jakarta
-
Ada Lebaran Betawi, Berikut Rekayasa Lalu Lintas di Lapangan Banteng
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Manajemen Persib Buka Suara Terkait Sanksi Transfer Ban dari FIFA
-
QLola by BRI Berikan Layanan Menarik, Dukung Pengelolaan Payroll Perusahaan Lebih Tertata
-
Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
-
Proyek Tol Menuju Palabuhanratu Ditunda: Ini 7 Fakta di Balik Batalnya Tol Jagoratu 2026
-
Sapi Kurban Asal Depok Mengamuk di Sukabumi, Kabur ke Hutan hingga Dikepung Warga