SuaraJabar.id - Upaya penyekatan yang dilakukan pemerintah tak menghalangi niat sejumlah warga untuk mudik ke kampung halaman jelang Lebaran 2021 ini. Menghindari petugas, para pemudik biasanya mencari jalur tikus.
Karena sama-sama mencoba menghindari penyekatan dengan lewat jalur alternatif, beberapa jalur tikus pun menjadi padat dipenuhi kendaraan pemudik.
Seperti yang terpantau terjadi di jalur tikus di Sukabumi. H-3 Lebaran, kondisinya dipenuhi motor, mobil, angkot hingga colt mini Bogoran (AKDP) yang mengangkut para pemudik dari Bogor ke Sukabumi atau sebaliknya.
Kemacetan di Jalur Tikus ini direkam netizen pada Senin (10/5/2021) sekitar pukul 17.00 WIB. Jalan alternatif penghubung pasar Cicurug dan jalan alternatif Tenjoayu macet total, dipenuhi kendaraan.
Jalan Kampung Nyalindung RT 04/04 Kelurahan Cicurug Kabupaten Sukabumi yang dikenal dengan gang Al Amin ini macet karena tak mampu menampung volume kendaraan yang melintas.
Dalam video yang dibagikan akun facebook purnama giri dengan judul Cicurug Gang Al Amin Macet tersebut, terlihat kendaraan tak bergerak. "Macet gaes," ucap perekam video.
Acep Nurdin (37) warga setempat kepada Sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com mengatakan jika jalur tersebut tersendat karena angkot dan colt mini saling berhadapan. Padahal jalan kampung tersebut lebarnya terbatas tak mampu menampung kendaraan roda empat.
"Tadi itu banyak angkot sama colt mini masuk jalur ini, mungkin karena jalur Cicurug macet," ujarnya kepada sukabumiupdate.com
Menurut Acep di jam-jam tertentu jalur itu biasa ditutup untuk angkot dan colt mini. Jalan kampung ini masuk dari pasar Cicurug, melintasi Desa Nanggerang dan keluar di jalan alternatif Tenjoayu, atau sebaliknya.
Baca Juga: Viral Pemudik Memohon Diloloskan di Karawang Gegara Ingin Bertemu Anaknya
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
Terkini
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya
-
Kawal Kasus Kekerasan Seksual Anak, Bupati Karawang Minta Polisi Usut Tuntas
-
Tren Self-Development di Kalangan Gen Z Menguat, 93 Persen Berminat Poles Diri
-
Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun