SuaraJabar.id - Warga yang tengah menikmati suasana di Jalan Braga, Kota Bandung kerap terganggu oleh ulah oknum pengamen jalanan yang meminta uang secara paksa.
Tak jarang, pengamen jalanan itu berani masuk ke dalam kafe kemudian melancarkan aksinya meminta uang secara paksa ke pengunjung kafe yang ia datangi.
Kekinian, aksi premanisme itu tertangkap kamera CCTV sebuah kafe yang ada di Jalan Braga. Video tersebut menjadi viral setelah dibagikan oleh akun Instagram @InfoJawaBarat.
Awalnya, ada dua orang pengamen yang masuk ke dalam kafe. Mereka kemudian menghampiri seorang pengunjung dan bernyanyi.
Di tengah lagu, pengunjung tersebut terlihat terganggu oleh aksi dua pengamen jalanan itu. Ia berdiri dari tempat duduknya dan pindah tempat duduk.
Dua pengamen arogan tersebut terlihat tak terima dengan sikap pengunjung kafe itu. Mereka mengejar dan menarik-narik pengunjung kafe itu hingga keluar kafe.
Kekinian, muncul foto yang diduga sebagai salah satu pengamen yang meminta uang secara paksa di Braga. Ia diduga tengah digelandang oleh polisi.
"Siapa nih? Kaya yang kenal? Ohh, si aa yang ngamen mintain uang di braga pake cara maksa itu ya. Lagi diajak ngopi kayanya nih sama pak pol ." tulis @InfoJawaBarat, Selasa (18/5/2021).
Warganet pun geram melihat aksi kedua oknum pengamen jalanan ini. Mereka bosan dengan aksi arogan yang berujung pada permohonan maaf.
Baca Juga: Dipenjara 8 Tahun karena Suap Hakim, Edi Siswadi Bebas Murni Hari Ini
"Kade ah , Ending nya minta maaf , bosan !!!." tulis @hamad_ajank.
Video ini juga mendapat tanggapan dari salah satu pemeran sinetron Preman Pensiun. Pria berperawakan besar dan kekar ini menantang oknum pengamen yang suka meminta uang secara paksa untuk bertemu dengannya.
"MAU ATULAH DUEL AMA DIAAA PENGAMEN JAGOAN ," tulis @baba.kun yang dijuluki Kulkas Dua Pintu di Sinetron Preman Pensiun ini.
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Kafe 24 Jam di Jakarta, Nongkrong sampai Pagi Tetap Nyaman!
-
CERPEN: Kafe dan Sore yang Terlalu Sempurna untuk Dibatalkan
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
-
Kejari Bandung Jerat Wakil Wali Kota Erwin Sebagai Tersangka Penyalahgunaan Kewenangan Tahun 2025
-
Sosok Aris Nugraha yang Disebut Epy Kusnandar saat 'Pamit' ke Istri
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Jalan Rusak Parah, Warga Kulon Progo Pasang Spanduk Protes: 'Ini Jalan atau Cobaan?'
- Resmi Gabung Persib, Bojan Hodak Ungkap Jadwal Latihan Kurzawa dan Kedatangan Markx
Pilihan
-
Bursa Saham Indonesia Tidak Siap? BEI Klarifikasi Masalah Data yang Diminta MSCI
-
Menperin Pastikan Industri Susu Nasional Kecipratan Proyek MBG
-
MSCI Melihat 'Bandit' di Pasar Saham RI?
-
Harga Emas di Palembang Nyaris Rp17 Juta per Suku, Warga Menunda Membeli
-
IHSG Anjlok Hampir 8 Persen Gegara MSCI, BEI: Kita Melakukan Segala Effort
Terkini
-
Gaji UMR Tetap Bisa Punya Mobil! 4 Rekomendasi Mobil Bekas Irit dan Ramah Saku
-
Cuaca Ekstrem Mengancam! Pencarian Korban Longsor Cisarua Terpaksa Dihentikan Sementara
-
17 Alat Berat Dikerahkan Cari 32 Korban Longsor Cisarua, Tim SAR Tembus Kabut Tebal
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 39: Bedah Tuntas Jenis Norma dan Sanksi Pelanggarannya
-
Dedi Mulyadi Bongkar Tambang Pongkor: Gurandil Bertaruh Nyawa, Siapa Bos yang Nikmati Hasilnya?