SuaraJabar.id - Garis polisi terpasang di sebuah bangunan semi permanen di Kampung Nangklak RT 01/01 Kelurahan Cicurug, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.
Tempat itu diketahui sebagai konter ponsel. Namun karena dicurigai diam-diam menjual obat terlarang jenis Tramadol, konter HP itu digeruduk warga pada Minggu malam (23/5/2021).
Ketua Rukun Tetangga setempat, Heru Yanuar Priatna mengatakan pemilik bangunan tersebut berasal dari Aceh dan telah beberapa bulan menyewa lahan di lokasi tersebut.
"Itu sebetulnya konter handphone milik seseorang yang berasal dari Aceh, tetapi saya dan warga sering kali melihat ada orang yang membeli obat-obatan tramadol di situ," kata Heru kepada sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com, Senin (24/5/2021.)
Sementara itu, Panit Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Cicurug Ajun Inspektur Polisi Dua Suhayandi turut membenarkan peristiwa penggerebekan lokasi yang diduga menjadi tempat jual beli obat-obatan terlarang tersebut.
"Ya benar tadi malam saya sama Kapolsek, warga, dan ketua RT menggerebek konter handphone," katanya.
Namun saat penggerebekan dilakukan, pemilik bangunan tersebut sedang tidak ada di lokasi.
Suhayandi pun mengaku belum menemukan barang bukti obat-obatan terlarang yang dimaksud.
"Tapi kita belum menemukan barang bukti ketika kita satroni ke sana. Kita tunggu aja pemiliknya datang ke Polsek karena kita sudah pasang garis polisi di sana," katanya.
Baca Juga: MUI Sukabumi: Geng Motor Harus Angkat Kaki!
Berita Terkait
-
Gempa M 4,3 Guncang Cianjur, Getaran Terasa hingga Jakarta
-
Dua Bulan Lagi Bebas! Acil Napi Lapas Warungkiara Malah Kabur Gara-gara Ditegur Main HP
-
Viral Fasilitas Sampah KKN UMMI Sukabumi Hancur Dibongkar 2 Hari Usai Diresmikan
-
Menelusuri Lorong Gelap Tramadol di Bogor: Dari Hubungan Teman ke Teman Hingga Akun Medsos Private
-
Warga Geram Tramadol Dijual Terang-terangan di Tanah Abang: 'Kayak Jual Kacang'
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih
-
KEHATI Dorong Kebijakan Iklim Integrasikan Perlindungan Keanekaragaman Hayati
-
Danny Setiawan, Birokrat Karier yang Menembus Kursi Gubernur Jawa Barat
-
Kabar Duka! Mantan Gubernur Jawa Barat Danny Setiawan Meninggal Dunia