SuaraJabar.id - Dua orang di tempat berbeda di Cianjur tewas tersengat listrik dalam satu pekan terakhir. Hal ini diketahui dari keterangan yang diberikan Palang Merah Indonesia (PMI) Cianjur.
Ketua PMI Cianjur, Rudi Syachdiar Hidayat mengatakan peristiwa warga tersengat listrik hingga tewas menimpa pekerja bangunan toko di Kecamatan Cipanas, atas nama Hasan (34) warga Kecamatan Cipanas, korban mengalami luka bakar 80 persen.
"Informasi didapat, korban sedang bekerja menggunakan alat pemotong besi listrik, namun tiba-tiba terdengar suara ledakan yang cukup keras, hingga aliran listrik padam (Kamis,27/5). Saksi mata mendapati korban sudah terkapar dengan luka bakar diduga akibat tersengat aliran listrik," katanya, Minggu (30/5/2021).
Petugas gabungan yang terdiri dari PMI, TNI/Polri, Damkar Cipanas, aparat desa dan kecamatan setempat, langsung melakukan evakuasi dan membawa korban ke RSUD Cimacan, untuk dilakukan visum, sebelum jasadnya diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan.
Sedangkan peristiwa lainnya (Jumat, 28/5), menimpa pekerja toko telepon genggam di Jalan Raya Sirnagalih, Kecamatan Cilaku, atas nama Mahmud (40) yang tewas tersengat listrik, saat membersihkan talang air yang tersumbat di bagian atap toko.
Korban mengalami luka bakar hampir 80 persen karena alat yang digunakan untuk membersihkan talang air terbuat dari besi yang sempat tersentuh kabel listrik bertegangan tinggi, hingga akhirnya korban terpental sejauh beberapa meter hingga tewas di tempat.
"Korban atas nama Mahmud langsung dibawa ke RSUD Cianjur, untuk visum. Keterangan saksi mata dan warga sekitar, saat membersihkan talang air, korban menggunakan gagang sapu yang terbuat dari besi plat, sehingga sempat tersentuh kabel listrik yang membentang di atas atap," katanya.
Pihaknya mengimbau warga atau pekerja atau warga untuk berhati-hati saat melakukan aktivitas yang berdekatan dengan kabel listrik, tetap menggunakan alat keselamatan kerja agar terhindar dari hal yang tidak diinginkan. [Cianjur]
Baca Juga: PMI asal Cianjur Hilang Kontak sejak Berangkat ke Malaysia pada 2004
Berita Terkait
-
Fokus Lulusan SMK-SMA: Inilah Syarat Baru Pemerintah Agar TKI Bisa Kerja di Luar Negeri
-
Nekat Berangkat Saat Sakit, Tangis Pilu Nur Afni PMI Ilegal Minta Dipulangkan dari Arab Saudi
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
Kejari Batam: Kasus TPPO dan PMI Ilegal Marak, Lima Hingga Sepuluh Perkara Tiap Bulan
-
Tragedi Cilincing: Warga Tewas Tersengat Listrik, Bagaimana Mitigasi Risiko Korsleting Saat Banjir?
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Menteri Tegaskan Bandung Harus Punya Pabrik Listrik dari Sampah
-
Sudah Kehilangan Anak, Ibu Kandung di Sukabumi Kini Diteror dan Diancam Diam
-
Rumah Anggota DPRD Wawan Hikal di Puncak Nyaris Dibobol Maling Jelang Sahur
-
Banjir Karawang Bukan Sekadar Faktor Alam, Dedi Mulyadi Soroti Kualitas Tanggul yang Seadanya
-
Kunjungi Ponpes Fathul Ma'ani, Momen Kaesang Pangarep Main Kuis dengan Santri