SuaraJabar.id - Kasus Covid-19 disebut melonjak pascaliburan lebaran yang inkubasinya jatuh pada pekan ini. Gubernur Jabar Ridwan Kamil yang melihat hal itu berupaya merumuskan sejumlah kebijakan.
"Sudah saya instruksikan diwakili Sekda Kota Bandung kebijakan WFH, sedang dihitung. Kebijakan nikahan sedang dihitung khususnya Bandung Raya, pengetatan lain yang memang jadi pola, jadi jangan kaget kalau naik diperketat. Mudah-mudahan bisa turun seperti sebelum Lebaran," ujar Ridwan Kamil, Sabtu (13/6/2021).
Ridwan Kamil mengaku, melonjak kasus Covid-19 ini memang karena libur lebaran.
"Kalau ditanya kenapa ya karena libur Lebaran. Kalau tidak ada libur Lebaran yang orang memaksa mudik itu lagi tren bagus (BOR) kita sempat di 29 persen makanya naik dua kali lipat," paparnya.
Terkait kondisi rumah sakit di Bandung dan Cimahi yang dinilai kritis, Emil mengaku sudah dikonfirmasi oleh Sekda Bandung setengahnya bukan warga Kota Bandung.
"Jadi kalau mau fair menilai Kota Bandung ya setengahnya dari itu. Karena setengahnya harusnya jadi tanggung jawab kabupaten disekeliling Bandung. Nanti saya cek apakah karena kapasitas kabupaten di sekeliling Bandung ini kurang atau karena persepsi," tukasnya.
Berita Terkait
-
Gubernur Khofifah Ogah Bangkalan Disebut Zona Hitam Meski Terjadi Lonjakan Kasus Covid-19
-
Update 12 Juni: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Bertambah 2.455 Orang
-
Bertambah 7.465, Kasus Covid-19 Indonesia Tembus 1.901.490 Orang
-
Tinjau Vaksinasi di Kota Solo, Puan: Kasus Covid-19 di Kudus Hampir Susah Dikendalikan
-
Gerak Cepat Merespon Lonjakan Kasus Covid-19 di Daerah
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- Media Israel Jawab Kabar Benjamin Netanyahu Meninggal Dunia saat Melarikan Diri
- Netanyahu Siap Gunakan Bom Nuklir? Eks Kolonel AS Lawrence Wilkerson Bongkar Skenario Kiamat Iran
- 10 Singkatan THR Lucu yang Bikin Ngakak, Bukan Tunjangan Hari Raya!
- 35 Kode Redeem FF Max Terbaru Aktif 11 Maret 2026: Klaim MP40, Diamond, dan Sayap Ungu
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
BRI Jaga Kelancaran Transaksi Selama Libur Idul Fitri 1447 H dengan Layanan Cabang Selektif
-
Nekat Narik Angkot dan Becak di Jalur Mudik Jabar, Ini Sanksinya
-
Adu Banteng di Jalur Sukabumi-Bogor: Colt Mini L300 Hantam Pajero, Bagaimana Nasib 8 Penumpang?
-
Mengawal Senyum Buruh: Kala Ribuan Karyawan Kahatex Cairkan THR di Bawah Penjagaan Ketat Polisi
-
Maut Menjemput di Simpang Tonjong: Detik-Detik Avanza Oleng Renggut Nyawa Pejalan Kaki di Ciamis