SuaraJabar.id - Banyak hal berkesan saat Susi Pudjiastuti menjabat sebagai Menteri Kementerian Kelautan Perikanan (KKP). Mulai dari gayanya yang nyentrik hingga ketegasan Susi menenggelamkan kapal asing yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia.
Usai tak lagi menjabat Menteri KKP, Susi memilih lebih banyak tinggal di kampung halamannya di Pangandaran. Perempuan tangguh ini masih disibukan dengan beragam aktivitas sosial. Kekinian, Susi berhasil mengolah sampah jadi pupuk dan pakan ternak untuk mengisi kegiatan sehari-hari.
Susi juga gencar melakukan sosialisasi penangan sampah. Ia mengaku prihatin terhadap kondisi alam yang semakin tercemar oleh sampah.
"Keseharian saya saat ini keliling alam Pangandaran dari mulai menyisir sungai dan muara hingga laut," kata Susi dilansir Times Indonesia-jejaring Suara.com, Senin (14/6/2021).
Dari aktivitas tersebut Susi Pudjiastuti mengaku banyak mengumpulkan sampah yang berasal dari sungai berupa serpihan pohon dan gedebog pisang.
"Saya ambil itu sampah lalu saya tampung dan dikubur dalam tanah kurang lebih satu meter," tambahnya.
Dari proses itu akan ada magot yang sudah teruji baik untuk dibuat pupuk dan pakan ikan juga unggas.
"Kegiatan tersebut saya lakukan dalam menjaga kelestarian likungan," jelas Susi.
Kegiatan keseharian Susi Pudjiastuti kini padat dengan menanam sayuran dan berternak berbagai macam ikan. Dia mengunggahnya ke media sosial.
Baca Juga: Sekolah Dibangun Dengan Batu Bata Terbuat dari Limbah Plastik
Berita Terkait
-
35,24 Ton Sampah Sisa Demo DPR Diangkut dari Jalan Asia Afrika hingga Gerbang Pemuda
-
Daftar 6 Perusahaan Sampah yang Baru Disanksi DKI Jakarta, Total 11 Jasa Angkutan Kena
-
Tandatangani PJBL, PLN Bakal Serap 223.584 MWh Listrik dari PSEL Bekasi
-
Olahraga Sambil Memungut Sampah, Tren Gaya Hidup dari Jepang yang Bikin Warga Jakarta Ikut Bergerak
-
Bakar Sampah Berujung Petaka, Warga Srengseng Sawah Kena Denda Rp 500 Ribu
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Tak Dibuang Tapi Dibantu, Igor Tolic Buka Suara Keputusan Lepas Ramon Tanque
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Usai Bappenda dan BKPSDM, Kini Giliran Disdik Bogor Digeledah KPK