SuaraJabar.id - Pelayanan GeNose yang biasanya dijadikan syarat untuk penumpang kereta api, kini dihentikan sementara di stasiun yang ada di PT Kereta Api Indonesia Daerah Operasi (KAI Daop) 3 Cirebon.
Dikatakan Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Suprapto mengatakan, calon penumpang di beberapa stasiun dihentikan sementara dan diganti dengan surat hasil test negatif tes PCR serta tes antigen.
Penghentian tersebut bersifat sementara selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.
"Untuk layanan GeNose (di beberapa Stasiun Daop 3 Cirebon) dihentikan dahulu," katanya seperti dilansir Antara pada Sabtu (3/7/2021).
Baca Juga: PPKM Darurat Jawa - Bali Berlaku Besok, Tes GeNose Tak Berlaku Sebagai Syarat Perjalanan
Dia mengatakan, penghentian penggunaan GeNose mulai berlaku pada 5 Juli 2021 sampai 20 Juli 2021. Dengan demikian, pelanggan KA jarak jauh di Wilayah Daop 3 Cirebon wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes PCR maksimal 2x24 jam atau tes antigen maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan.
Selain itu, khusus perjalanan KA jarak jauh di Pulau Jawa, pelanggan juga diharuskan menunjukkan kartu vaksin minimal vaksinasi Covid-19 dosis pertama.
Sedangkan, hasil tes GeNose pada PPKM darurat tidak digunakan lagi bagi persyaratan penumpang yang akan menggunakan jasa KA jarak jauh.
"(Penghentian pelayanan GeNose) sampai kita informasikan lebih lanjut," katanya.
Dia menambahkan, pelanggan dengan kepentingan khusus yang tidak atau belum divaksin dengan alasan medis, tetap dapat menggunakan angkutan KA jarak jauh dengan menunjukkan surat keterangan dari dokter spesialis.
Baca Juga: Makin Ketat! Hasil Tes GeNose di Gilimanuk Tak Berlaku
Selain itu, juga masih wajib disertai surat negatif PCR atau tes antigen yang masih berlaku. Sedangkan untuk pelanggan di bawah 18 tahun tidak diharuskan menunjukkan kartu vaksin.
Berita Terkait
-
Begini Ketentuan Bagasi Saat Naik Kereta Api Jarak Jauh di Libur Nataru
-
KAI Sediakan Rute Jakarta-Yogyakarta Tanpa Transit, Kasih Diskon 25 Persen
-
Naik Kereta Api ke Jakarta-Semarang Kini Tanpa Transit, Dari Stasiun Gambir Langsung Semarang Tawang
-
16 Kereta Api Jarak Jauh PT KAI Daop 1 Singgah di Stasiun Alternatif saat HUT Bhayangkara, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI: Tiket Mudik Lebaran dengan Kereta Api Jarak Jauh Tersisa 145 Ribu
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Terapkan Prinsip ESG untuk Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
BRI Berikan Tips Keamanan Digital: Waspada Kejahatan Siber Saat Idulfitri 1446 H
-
Program BRI Menanam Grow & Green: Meningkatkan Ekosistem dan Kapasitas Masyarakat Lokal
-
Dedi Mulyadi Skakmat PTPN: Kenapa Tanah Negara Disewakan, Perkebunannya Mana?
-
Gubernur Dedi Mulyadi Libatkan Pakar, Evaluasi Besar-besaran Kegiatan Ekonomi di Pegunungan Jabar