SuaraJabar.id - Empat stasiun kereta api di bawah PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon kini melayani tes antigen. Empat stasiun tersebut adalah Stasiun Pagadenbaru, Babakah, Haurgeulis dan Stasiun Brebes.
Adaya layanan tes antigen ini untuk membantu masyarakat yang akan bepergian di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat.
"Kita menambah empat stasiun yang bisa melayani tes antigen," kata Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Suprapto di Cirebon, Selasa (6/7/2021).
Suprapto mengatakan sebelumnya di Wilayah Daop 3 Cirebon, terdapat tiga stasiun yang melayani tes antigen dan dengan adanya penambahan empat lokasi, sehingga totalnya menjadi tujuh stasiun.
Menurut dia, penambahan empat stasiun yang melayani tes antigen seharga Rp85 ribu itu merupakan sinergi BUMN antara KAI Daop 3 Cirebon dengan Indofarma.
Ia menyebutkan empat stasiun tambahan yang melayani tes antigen di Wilayah Daop 3 Cirebon yaitu Stasiun Pegadenbaru dengan operasi mulaijpukul 08.00 WIB sampai 17.00 WIB. Kemudian, Stasiun Babakan dari pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB, Stasiun Haurgeulis beroperasi pukul 09.30 WIB sampai 18.00 WIB dan Stasiun Brebes mulai pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.
Sedangkan untuk tiga stasiun yang sebelumnya telah melayani tes antigen yaitu Stasiun Cirebon, Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.
Suprapto mengimbau kepada calon pelanggan yang akan melakukan tes antigen di stasiun agar merencanakan dengan baik antara waktu tes dan jadwal keberangkatan keretanya untuk menghidari keterlambatan.
"Pada masa PPKM Darurat, KAI Daop 3 Cirebon tetap menghadirkan layanan transportasi sesuai ketentuan yang ditetapkan pemerintah untuk membantu masyarakat yang tetap harus bepergian," katanya. [Antara]
Baca Juga: Viral Video Pasangan Salat Berjamaah di Kereta, Banjir Pujian Warganet
Berita Terkait
-
Siap-siap! Pergi ke Stadion JIS Bisa Naik KRL Mulai Juni
-
Proyek Dikebut! Stasiun JIS Siap Beroperasi Juni 2026, Warga Bisa Naik KRL Langsung ke Stadion
-
Minta KAI Percantik, Menhub: Bogor Stasiunnya Pada Jelek
-
Punya Nyali! Pemerintah Kuasai Kembali Tanah Negara dari Pihak Lain Demi Bangun Hunian Rakyat
-
KAI Catat Rekor Lebaran 2026, Layani 5,08 Juta Penumpang
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV