SuaraJabar.id - Seorang pria ditemukan tewas dengan luka bacok di Kampung Mekar Pananjung, RT 01/21, Desa Kertajaya, Kecamatan Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Selasa (13/7/2021) dini hari.
Pria yang diketahui bernama Dede Firmansyah (39) itu ditemukan terpelungkup di samping jalan sekitar pukul 02.0 WIB. Dari tubuh korban, darah yang diduga bekas tusukan senjata tajam.
"Awalnya sekitar jam 2 malam denger orang teriak. Saya keluar saya lihat ada orang telungkup. Tetangga gak berani lihat, langsung lapor Pak RT," ujar Jery Purnawan (38), salah seorang saksi.
Saat itu, dirinya tidak mengetahui apakah korban sudah meninggal atau tidak. Namun Jery melihat cairan merah darah yang keluar dari arah badan pria tersebut.
Menurut Jery, jika melihat situasi di Tempat Kejadian Perkara (TKP), pria tersebut bukan korban pembegalan. Sebab, barang-barang korban seperti dompet beserta isinya dan handphone masih berada di lokasi penemuan.
Kemudian tak jauh dari lokasi penemuan ada sebuah sepeda motor jenis Yamaha Mio yang diduga milik korban. Terdapat berkas darah di sepeda motor tersebut.
"Dugaan saya bukan korban begal karena ada dompet dan isinya masih ada. HP sama motornya juga masih ada," ujar Jery.
Tak lama kemudian, kata dia, Tim Inafis Polres Cimahi datang untuk melakukan olah TKP. Dari informasi yang didapatnya, terdapat beberapa luka yang diduga akibat senjata tajam.
Yoga Permana (24), saksi lainnya mengatakan kejadian itu bermula ketika dirinya pulang kerja sekitar pukul 01:00 WIB. Sekitar pukul 02:00 WIB terdengar suara jeritan minta tolong dibarengi teriakan maling.
Baca Juga: Maling Coba Rudapaksa IRT Cantik di Sumut, Korban: "Matikan Lampu, Nanti Anak Lihat"
"Ada orang teriak maling dan minta tolong, saya keluar dan melihat ada orang lari dan satu orang tergelak. Saya liat korban telah meninggal dengan banyak luka," ujarnya.
Korban diketahui adalah tukang ojek pangkalan di samping kantor DPRD KBB, bernama Dede Firmansah atau akrab dipanggil Panda.
Ia tinggal di sebuah rumah kost di Kampung Cijeungjing RT 02 RW 16 Desa Kertamulya Kecamatan Padalarang.
Pantauan di kamar kost milik korban, ditemukan pula banyak darah berceceran. Diduga ia telah dibacok sejak dari kamar kostnya.
Berdasarkan penuturan tetangga, korban biasa pulang dini hari. Namun tadi malam warga tak melihat batang hidungnya.
Warga mengenal Panda sosok pendiam namun baik terhadap tetangga. Ia tinggal sendiri di kontrakan itu sejak dua tahun lalu.
Berita Terkait
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
Definisi Sehidup Semaling, Pasangan Ini Tetap Mesra di Kantor Polisi
-
Kronologi Penangkapan Komplotan Curanmor Bersenpi di Jakbar: Polisi Sita Senjata Rakitan
-
Modus Tuduhan Ludah Berujung Rampas Motor: Pemuda Sukabumi Dibegal di Jakpus, Rugi Rp18 Juta
-
Pacar Sendiri! Pria Bobol Rumah Calon Mertua Demi Rampok Rp400 Juta
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20