SuaraJabar.id - Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar, Desa Sirnaresmi, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi kini tengah diseimuti suasana duka.
Emak Endet atau Emak Alit (33 tahun), istri dari Ketua Adat Kasepuhan Ciptagelar, Abah Ugi Sugriana Rakasiwi meninggal dunia pada Jumat (16/7/2021) malam.
Camat Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Kurnia Lismana membenarkan kabar duka Mak Alit meninggal dunia.
Menurutnya saat ini tim puskesmas kecamatan beserta dokter sedang menuju ke Ciptagelar.
"Iya betul istri Abah Ugi meninggal tadi sekitar pukul 19.30 WIB di kediamannya," ujar Kurnia kepada sukabumiupdate.com-jejaring Suara.com.
Sementara itu juru bicara Kesepuhan Adat Ciptagelar Yoyo Yogasmana mengungkapkan bahwa almarhumah tidak menunjukan gejala sakit sebelumnya.
"Henteu sakit, ngan kacapean bae asal na mah (tidak sakit, hanya saja sering kelelahan awalnya)" ungkapnya via pesan singkat.
"Untuk proses pemakaman secepatnya setelah pengurusan selesai, bisa malam ini juga, di tempat pemakaman pangapungan," tandasnya.
Sekilas tentang Kampung Adat Kasepuhan Ciptagelar
Baca Juga: Tiga WNA China yang Ditangkap di Sukabumi Bakal Dideportasi
Kampung Adat Ciptagelar ini merupakan salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Sukabumi yang berada di kawasan Geopark Ciletuh, Palabuhanratu, yang menonjolkan atau memperlihatkan cultur divercity atau keanekaragaman budaya.
Tentunya dengan keberadaan kasepuhan ini turut membantu dalam pengembangan Unesco Global Geopark Ciletuh Palabuhanratu, karena kampung adat tersebut salah satu keragaman budaya.
Meskipun demikian warga yang tinggal di daerah ini memiliki berbagai inovasi teknologi yang menjadikan Kampung Adat Ciptagelar mandiri tanpa menghilangkan nilai nilai Adat Kesundaan, sehingga meskipun tinggal di pedalaman tetapi warganya tidak gagap teknologi, bahkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain.
Berita Terkait
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
-
Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!
-
Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih
-
Legislator Minta Polri Agar Usut Pengancaman Terhadap Ibu Almarhum Nizam Syafei
-
Kapolres Sukabumi di DPR: Ibu Tiri Sempat Tak Mengaku Aniaya Nizam Syafei
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Terkini
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Kebakaran Kasepuhan Ciptamulya: 51 Rumah dan 49 Leuit Hangus, Puluhan Ton Padi Musnah
-
70 Rumah Adat Ludes Dilalap Api, 420 Warga Cipta Mulya Sukabumi Mengungsi
-
Mantri BRI Menembus Pelosok Pegunungan Toraja Utara