- Masyarakat di Kabupaten Sukabumi melakukan unjuk rasa menuntut perbaikan jalan rusak sepanjang 11 kilometer pada Rabu, 22 April 2026.
- Massa memblokade ruas jalan Jampangtengah-Kiaradua menggunakan material kayu dan ban bekas yang dibakar sehingga menyebabkan kemacetan lalu lintas total.
- Aksi tersebut dilakukan warga bersama elemen organisasi sebagai bentuk protes atas ketidakhadiran pihak dinas dalam agenda audiensi perbaikan jalan.
SuaraJabar.id - Frustrasi masyarakat terhadap kondisi Jalan Provinsi yang tak kunjung diperbaiki memuncak di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Aksi unjuk rasa yang menuntut perbaikan ruas jalan Jampangtengah-Kiaradua memanas pada Rabu (22/4/2026).
Warga Pajampangan, bersama Paguyuban Jampang Tandang Makalangan (JTM) dan GARIS, melakukan blokade jalan menggunakan material kayu serta ban bekas yang dibakar di tengah badan jalan.
Kepulan asap hitam membumbung tinggi, sementara arus lalu lintas dari dua arah lumpuh total selama kurang lebih 30 menit.
Aksi unjuk rasa ini adalah ekspresi puncak dari kegeraman warga atas kondisi jalan provinsi yang rusak parah dan telah berlangsung lama. Jalan yang rusak tidak hanya menyebabkan ketidaknyamanan, tetapi juga dapat memicu kecelakaan lalu lintas, menghambat mobilitas ekonomi, dan mempersulit akses ke fasilitas penting seperti sekolah atau layanan kesehatan.
Massa berkumpul di Jalan Provinsi ruas Jampangtengah-Kiaradua, tepatnya di Kampung Sampora, Desa/Kecamatan Lengkong, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (22/4/2026), bertepatan dengan agenda audiensi bersama dengan Dinas Bina marga, Dishub Jabar, Dishub Kabupaten serta Forkopimcam di aula kecamatan.
Dalam aksinya, para orator secara lantang menyuarakan tuntutan agar pemerintah segera turun tangan memperbaiki jalan rusak di sepanjang ruas Jalan Provinsi Jampangkulon-Kiaradua. Kerusakan jalan yang selama ini dikeluhkan warga disebut mencapai kurang lebih 11 kilometer dan dinilai telah lama menghambat aktivitas masyarakat.
“Kami menuntut pemerintah untuk segera melakukan perbaikan jalan dari mulai Cikembar sampai Kiaradua,” ujar Suparman selaku Koordinator Lapangan dalam aksi tersebut, dilansir dari SukabumiUpdate -jaringan Suara.com.
Suasana aksi semakin tegang ketika massa memblokade jalan dengan tumpukan kayu dan ban bekas yang kemudian dibakar di tengah jalan. Kobaran api di badan jalan membuat kendaraan dari kedua arah tidak dapat melintas, menyebabkan antrean panjang dan kemacetan selama sekitar 30 menit sebelum akhirnya blokade dibuka kembali oleh massa.
Baca Juga: Stadion Suryakencana Sukabumi Rusak Parah Usai Konser, Rumput Hancur dan Sampah Menggunung
Ketegangan juga terasa saat massa menyoroti minimnya kehadiran pihak dinas dalam audiensi yang digelar bersamaan dengan aksi.
“Jika aspirasi kita tidak didengar hari ini maka kita akan turun dengan kekuatan massa yang lebih besar, maka dari itu, kami dari Paguyuban Jampang Tandang Makalangan sudah melakukan audiensi dengan dinas terkait namun sangat disayangkan hanya satu Dinas yang kami undang yakni Dinas ESDM Provinsi Jabar yang tidak ikut hadir dalam audiensi,” tegas dia.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, ruas jalan rusak yang menjadi sorotan warga tersebut membentang sepanjang kurang lebih 11 kilometer dan hingga kini masih menjadi keluhan utama masyarakat di wilayah Pajampangan.
Berita Terkait
-
Stadion Suryakencana Sukabumi Rusak Parah Usai Konser, Rumput Hancur dan Sampah Menggunung
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Modus Ancaman dan Iming-iming Uang, Polisi Bongkar Aksi Bejat Kakek A Terhadap Bocah 11 Tahun
-
Bejat! Kakek 65 Tahun di Garut Diciduk Usai Setubuhi Anak di Bawah Umur Tiga Kali
-
BRI Dorong Pemberdayaan Perempuan dengan Hadirkan Srikandi Pertiwi
-
Tanpa Transit! KA Sangkuriang Rute Ketapang-Bandung Resmi Beroperasi 2 Mei 2026
-
Harga MinyaKita di Pasar Bebas Bandung Melambung