- Stadion Suryakencana di Sukabumi mengalami kerusakan parah akibat konser musik yang diselenggarakan pada 19 April 2026 lalu.
- Fasilitas lapangan rusak dan tumpukan sampah berserakan akibat tingginya aktivitas penonton selama acara tersebut berlangsung di stadion.
- DPRD Kota Sukabumi mendesak penyelenggara melakukan perbaikan serta menuntut evaluasi aturan perizinan penggunaan fasilitas publik bagi masyarakat.
SuaraJabar.id - Sebuah pemandangan memilukan tersaji di Stadion Suryakencana, Sukabumi. Fasilitas olahraga kebanggaan warga ini, yang seharusnya menjadi ikon kebugaran dan arena para atlet, kini terlihat sangat memprihatinkan. Kondisinya rusak parah usai digunakan untuk konser musik pada Minggu, 19 April 2026 lalu.
Mulai dari tumpukan sampah yang menggunung hingga kondisi rumput lapangan yang mengalami kerusakan signifikan, insiden ini memicu sorotan tajam terhadap pengelolaan fasilitas publik dan tanggung jawab penyelenggara acara.
Pantauan pascakegiatan menunjukkan sejumlah bagian lapangan tampak rusak akibat tingginya aktivitas penonton.
Selain itu, area sekitar stadion juga dipenuhi sisa-sisa sampah yang belum tertangani secara optimal.
Kondisi ini memicu reaksi dari anggota Komisi II DPRD Kota Sukabumi, Dindin Solahudin.
Ia menilai pelaksanaan acara belum diimbangi dengan pengelolaan yang baik, terutama dalam hal pengawasan dan pemulihan fasilitas setelah kegiatan.
“Setiap kegiatan di ruang publik harus disertai tanggung jawab penuh. Jangan sampai selesai acara, yang tersisa justru kerusakan dan sampah,” ujarnya, dilansir dari Metropolitan -jaringan Suara.com, Senin 20 April 2026.
Ia menekankan pentingnya peran penyelenggara dan pengelola stadion dalam memastikan kondisi fasilitas kembali seperti semula.
Menurutnya, pembersihan dan perbaikan harus segera dilakukan agar stadion tetap bisa dimanfaatkan masyarakat.
Baca Juga: Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
Selain itu, ia juga mendorong adanya pengetatan aturan dalam pemberian izin penggunaan stadion untuk kegiatan non-olahraga. Evaluasi menyeluruh dinilai penting agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Ini fasilitas umum yang harus dijaga bersama. Kalau terus dibiarkan, kualitasnya akan semakin menurun dan masyarakat yang dirugikan,” tegasnya.
Berita Terkait
-
Tanah Longsor di Sukalarang Renggut 1 Nyawa dan Hancurkan Rumah, Warga Diminta Waspada Musim Hujan
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
Terpopuler
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- 3 Sepatu Puma Tanpa Tali yang Nyaman Buat Jalan, Bergaya hingga Lari
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- 5 HP OPPO Terbaru di Indonesia, dari Midrange Tangguh hingga Flagship Superior
- Buntut Panjang RI Pangkas Ekspor Gas, Bahlil Kini Ketakutan Impor Pertalite Distop Singapura
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Persib Kalahkan Melbourne Victory 2-0, Igor Tolic: Grup Belum Usai
-
Umuh Muchtar Buka Suara Usai Pelaku Pembacokan Bobotoh Ditangkap: Mohon Bobotoh Jangan Dendam
-
Bobotoh Catat! Ini Link Live Streaming Persib Bandung vs Melbourne Victory
-
BRI Perkuat Digitalisasi Bisnis Lewat Qlola Mobile, Aktivasi Tanpa ke Cabang
-
Julio Cesar Siap Tempur, Persib Bandung Bidik Tiga Poin atas Melbourne Victory