SuaraJabar.id - Seorang warga Jalan Sauyunan 2, Kota Bandung mendapatkan hal tak terduga ketika masuk ke kamar mandi di rumahnya. Ia menemukan ular sanca berukuran besar keluar dari dalam toiletnya.
Dua ular sanca yang keluar dari dalam toilet itu berukuran kurang lebih empat meter dan diameter sekitar 25 cm itu, satu berwarna gelap dan seekor lagi coklat bercorak.
Satu regu Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung kemudian datang untuk mengevakuasi ular sanca tersebut.
Kepala Bidang Kesiapsiagaan Operasi Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung, Yusuf Hidayat mengatakan, kedua ekor ular sanca kembang itu telah ditangani oleh tim animal rescue.
"Tidak ada korban dalam kejadian ini," katanya.
Yusuf mengatakan, penanganan ular sanca ini berlangsung alot dikarenakan ular yang berada di dalam toilet sehingga menyulitkan petugas untuk mengeluarkannya menggunakan snake hook.
Penanganan dimulai pada pukul 08.30 WIB. Kesulitan itu, lanjut Yusuf, membuat petugas di tempat memakan waktu yang cukup lama untuk menangani ular tersebut.
"Waktu penanganan mencapai empat jam 45 menit," ujarnya.
Diketahui, ular tersebut masuk ke dalam rumah warga bernama Bila pada Rabu (4/8/2021) pagi, sekitar pukul 07.35 WIB. Ketika dimintai keterangan, Bila mengatakan, ia sempat kaget dengan munculnya ular ini secara tiba-tiba.
Baca Juga: Komnas HAM Panggil PT Kereta Cepat Indonesia China Terkait Pencemaran Lingkungan
Ketika itu, ia pergi ke kamar mandi dan secara tidak terduga ia mendapati adanya ular sanca di dalam toilet.
"Saat saya ke kamar mandi, saya melihat ular di dalam toilet," ujarnya.
Tim Diskar PB Kota Bandung menurukan satu regu Diskar PB UPT Selatan dengan alat dan perlengkapan yang digunakan antara lain, APD (Alat Pelindung Diri), sarung tangan, snake hook/grab, dan tali prusik.
Berita Terkait
-
Pimpin Klasemen, Umuh Muchtar Ingatkan Persib Bandung Jangan Jumawa
-
Momentum Lebaran Bersama Keluarga, Dedi Kusnandar Lupakan Sejenak Sepak Bola
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
Terkini
-
Cerita Warga Kampung Nelayan Sejahtera Indramayu, Lebaran Perdana di Rumah Baru dari Pemerintah
-
Rekor 29 Kali One Way di Jalur Bandung-Garut! Strategi Polisi Urai Macet Mudik 2026
-
Update Arus Lebaran 2026: Kemacetan Mengular dari Cikaledong hingga Cagak Nagreg Malam Ini
-
Nyawa Ibu dan Bayi Taruhannya, Polisi di Bogor Buka Jalan di Tengah Lautan Kendaraan Lebaran
-
Ciwidey - Rancabali Membludak! Wisatawan 'Kepung' Kawasan Pacira dengan Ratusan Ribu Kendaraan