SuaraJabar.id - Dalam rangka mendukung dan memperkuat semangat penanganan pandemi Covid-19 di Jawa Barat, Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani berkunjung ke kantor DPD Partai Gerindra Jabar. Ia minta seluruh anggota DPRD fraksi Gerindra di provinsi, kabupaten, dan kota Jabar untuk membantu masyarakat, termasuk memperjuangkan pemberian apresiasi kepada tenaga kesehatan, serta mendukung segela bentuk kebijakan yang dikeluarkan pemerintah daerah masing-masing.
"Sebagai partai pemenang pemilu, Gerindra memiliki tanggung jawab besar dalam upaya penanganan Covid-19 di Jawa Barat. Kedatangan saya untuk memastikan, seluruh anggota DPRD baik di provinsi, kabupaten, dan kota secar terus menerus memberikan empatinya kepada masyarakat," katanya, Bandung, Minggu (8/8/2021).
"Caranya dengan melakukan persetujuan terkait hal-hal yang diminta oleh kepala daerahnya, seperti pembahasan anggaran dan kebijakan lainnya terkait penanganan Covid-19 di Jawa Barat," tambah Muzani.
Wakil Ketua MPR ini juga minta fraksi Gerindra di seluruh Jabar untuk memperjuangkan pemberian apresiasi kepada tenaga nakes, aparat, relawan, petugas pemulasaran, supir ambulan, dan juga pihak-pihak yang telah bekerja keras dalam rangka penanganan Covid-19.
"Kami minta kepada kawan-kawan seluruh anggota DPRD Jawa Barat di tingkat provinsi, kabupaten, dan kota untuk memprioritaskan pemberian apresiasi oleh pemerintah daerahnya masing-masing kepada nakes, aparat, petugas pemulasaran, supir ambulans yang secara sukarela bekerja mempertaruhkan nyawa mereka sebagai garda terdepan penanganan Covid-19," jelas Muzani.
Ketua Fraksi Gerindra di DPR ini juga minta seluruh anggota DPRD Gerindra se-Jabar untuk turun ke dapil masing-masing, menyerap aspirasi, sekaligus memberikan bantuan berupa sembako, masker, dan hal lainnya yang berguna untuk masyarakat.
Muzani juga mendesak pemerintah pusat, agar segera mendistribusikan vaksin ke Jabar, mengingat saat ini, antusiasme masyarakat Jawa Barat untuk divaksin semakin tinggi, termasuk mempercepat pencairan insentif nakes juga menjadi perhatian utama partai Gerindra.
Jabar merupakan salah satu provinsi dengan tingkat penularan dan kematian akibat Covid-19 yang cukup tinggi.
"Problem di Jawa Barat saat adalah soal vaksin. Ketika masyarakat telah memiliki kesadaran untuk divaksin, maka kita harus kita penuhi. Sekarang kita minta pemerintah pusat untuk mendistribusikan vaksi lebih cepat, supaya ancaman penularan Covid-19 bisa kita tekan, dan angka kematiannya menurun," ujar Muzani.
Baca Juga: Ikuti Perintah Thohir, BUMN Ini Bantu Penanganan Covid-19 di Jakarta
"Menteri Keuangan telah memastikan anggaran terkait insentif nakes sudah ada. Maka kami, akan terus memperjuangkan agar insentif itu segera dicarikan," tutup Muzani.
Sementara, Ketua DPD Gerindra Jabar, Taufik Hidayat mengatakan, ia telah memberikan instruksi kepada seluruh kader untuk turun langsung membantu masyarakat.
"Kami sudah memberikan arahan, agar seluruh komponen Partai Gerindra di Jawa Barat bersinergi dalam rangka membantu masyarakat terdampak Covid-19. Dengan turun ke dapil masing masing menyalurkan bantuan berupa sembako, masker, serta hal-hal yang dibutuhkan," jelas Taufik.
Berita Terkait
-
Gotong Royong Melawan Covid-19 di Pulau Madura, Ermi Ndoen : Obat Covid-19 Belum Ditemukan
-
Soroti Kematian Akibat Covid-19 Masih Tinggi, DPRD Sentil Kinerja Pemda DIY
-
Realisasi Kurang dari 50%, Menko Airlangga Minta Pemda Percepat Serap TKDD
-
Bubarkan Komunitas Bikers, Petugas Terkejut Temukan Barang Ini
-
Dear Dokter Tirta, Dicari Habib Novel Alaydrus: Saya Telah Mengamati Anda dari Jauh
Terpopuler
- Prabowo Mau Gratiskan Pendidikan SD hingga Universitas Negeri, Dananya dari Uang Korupsi
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
- Viral Foto Duduk Bareng, Terungkap 6 Momen Kedekatan Gubernur Sherly dan Ahmad Luthfi
Pilihan
-
Emil Audero dan 5 Pemain Tinggalkan Rayo Vallecano
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
Terkini
-
Tari Jaipong Asal Surade Sukabumi Pukau Panggung Asian Games 2026 di Jepang
-
5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital
-
Gaya Baru Sektor Swasta Jaga Alam, WWF Sambut Positif Inisiatif EIGER Nature
-
Rumah Guru SMAN 1 Tasikmalaya Digeledah KPK, Rentetan dari Kasus Ini
-
Kemarau Panjang, 5.711 Warga Cianjur Terdampak Krisis Air Bersih