SuaraJabar.id - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Cirebon merilis data yang menunjukkan terjadi peningkatan kasus kematian akibat COVID-19.
Pada Jumat (20/8/2021) saja, terdapat 17 orang meninggal, meski terdapat penambahan kesembuhan mencapai 585.
Kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Cirebon, Jawa Barat, kembali meningkat, di mana pada Jumat ini terdapat 17 orang meninggal, meski terdapat penambahan kesembuhan mencapai 585.
Kasus kematian akibat COVID-19 di Kota Cirebon tersebut meningkat dibanding hari sebelumnya.
Pada Kamis (19/8), kasus kematian akibat COVID-19 tercatat 12 orang, kemudian pada Jumat (20/8), meningkat menjadi 17 orang meninggal.
Dengan adanya penambahan kasus kematian sebanyak 17 orang dalam sehari, maka akumulasi warga Kota Cirebon dari awal pandemi hingga saat ini yang telah meninggal akibat COVID-19 menjadi 550 orang.
Selain penambahan kasus kematian, pada hari yang sama kasus kesembuhan juga meningkat tajam tercatat mencapai 585 orang sembuh dalam sehari.
Begitu juga untuk penambahan kasus harian, pada Jumat ini, terdapat 123 orang yang dinyatakan terpapar COVID-19, sehingga total menjadi 12.662 orang.
Total warga yang terkonfirmasi positif COVID-19 di Kota Cirebon 12.662 orang, dengan perincian 418 menjalani perawatan serta isolasi mandiri, 550 meninggal dunia dan 11.629 sembuh. [Antara]
Baca Juga: Fasyankes Masih Patok Harga Mahal Tes PCR Covid-19? Segera Laporkan!
Berita Terkait
-
Jerinx SID Kembali Singgung Konspirasi COVID-19, Ungkit Aksi Demo Tolak Rapid Tes Tahun 2020
-
Epstein Files Singgung Simulasi Pandemi Sebelum COVID-19, Nama Bill Gates Terseret
-
Merasa Tervalidasi oleh Epstein Files, Jerinx SID: Kini Kebenaran Makin Menyala
-
Epstein Files Singgung Bill Gates dan 'Proyek Pandemi' Sebelum Wabah COVID-19
-
Waspada Gejala Superflu di Indonesia, Benarkah Lebih Berbahaya dari COVID-19?
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
Surati Bupati Tasikmalaya, Koalisi Masyarakat Sipil Tuntut Perlindungan Jemaat Ahmadiyah
-
Isak Tangis Ibu Kandung NS di Sukabumi: Minta Keadilan atas Kematian Tragis Anaknya
-
5 Poin Penting Ibu Tiri NS di Sukabumi Bantah Keras Tuduhan Kekerasan
-
Kabupaten Bogor Kembali Raih Opini WTP: Bukti Nyata Transparansi di Bawah Kepemimpinan Rudy-Ade
-
Ibu Tiri di Sukabumi Bantah Tuduhan: NS Meninggal Karena Sakit, Bukan Kekerasan