SuaraJabar.id - Pelonggaran di PPKM membuat beberapa sektor yang awalnya dilarang beroperasi sementara seperti mall dan pusat perbelanjaan di beberapa daerah dapat kembali beroperasi lagi.
Tak seperti pusat perbelanjaan, sektor pariwisata belum benar-benar bisa merasakan pelonggaran di masa PPKM.
Menanggapi hal ini, Ekonom Universitas Pasundan Bandung (Unpas), Acuviarta Kartabi, mengimbau pemerintah baik di provinsi maupun daerah di Jawa Barat (Jabar), agar tak terburu-buru membuka sektor pariwisata di tengah PPKM Level 4 dan 3.
Menurutnya, opsi pembukaan tempat wisata hanya akan memicu penyebaran Covid-19 yang makin luas, mengingat vaksinasi kini dari dosis satu dan dua belum mencapai 60%
"Meskipun hanya 25% (kapasitas), menurut saya terlalu beresiko. Terlebih Jawa Barat per 22 Agustus vaksinasi dosis satu baru 21,56% sedangkan dosis kedua baru 11,33%," ujarnya ketika berbincang, Jumat (27/8/2021).
Acuviarta menyebut, risiko yang timbul bila objek wisata dipaksakan dibuka adalah, akan meningkatnya angka penularan, sehingga mampu memperpanjang ketidakpastian situasi.
Hal pertama, kata Acuviarta, yang mesti Pemprov Jabar lakukan adalah terus menggedor jangkauan vaksinasi terhadap masyarakat supaya target minimal 60% masyarakat Jabar tervaksin dapat terpenuhi.
Di sisi lain, Gubernur Jabar Ridwan Kamil juga menegaskan, tidak ada izin bagi objek wisata untuk dibuka di tengah penerapan PPKM Level 4.
Pria yang akrab disapa Emil ini mengungkapkan, nantinya ia akan mengusulkan kepada Menteri Maritim dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, supaya menerapkan PPKM berbasis Kecamatan, bukan lagi berbasis Kabupaten/Kota.
Baca Juga: Sambut Gembira Kick Off Liga 1, Ridwan Kamil Berharap Persib Bandung Juara
"Jadi kalau Kabupaten/Kota Level 4, sedangkan ada Kecamatan yang level 1, maka ekonomi, parawisata, sekolah juga bisa lebih leluasa," kata Emil saat konferensi pers virtual, Jumat (27/8/2021)
Objek Wisata Jabar Dibuka Perlahan
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengizinkan objek wisata di Jabar dibuka kembali di tengah PPKM Level 3. Namun dengan memberlakukan pembatasan ketat.
Pembukaan objek wisata mengacu pada kasus Covid-19 di Jabar yang mengalami penurunan, bahkan disebut sudah melewati masa darurat.
Di Jabar, tak ada lagi daerah yang masuk zona merah atau kategori berisiko tinggi terhadap penularan kasus tersebut.
"Karena Jawa Barat sudah lagi tidak risiko tinggi, 100% sudah risiko sedang dan sebagian sedang menuju risiko rendah jadi sudah kami izinkan destinasi dibuka perlahan," kata Ridwan Kamil, saat mengunjungi pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Pusdikkav, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, dilaporkan, Minggu (22/8/2021).
Kunjungan wisata akan dibatasi seperti sektor restoran, yakni hanya 25% dari kapasitas. Ia juga mengintruksikan agar dilakukan tes acak terhadap pengunjung.
Berita Terkait
-
Menanti Wajah Baru Teluk Mendale Setelah Rusak Diterjang Bencana
-
Tak Cuma Labuan Bajo, Kemenpar Kembangkan Wisata Jalan Kaki 70 Km di Flores
-
Waduk Jatigede Surut, Masjid yang 11 Tahun Terendam Kembali Muncul
-
Di Balik Rekor Kunjungan Wisatawan: Saat Air Bersih Warga Dikorbankan untuk Vila Mewah
-
Inovasi Kadis Parekraf Andhika Permata Dorong Penguatan SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jakarta
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal
-
Jamuan Panas di Bandung, Persib Incar Rekor Start Sempurna Kontra Cong Viettel FC
-
Usut 3 Laporan Baru Kasus Kekerasan Seksual Santriwati di Bekasi, Polisi Dalami Keterangan Saksi