Scroll untuk membaca artikel
Ari Syahril Ramadhan
Sabtu, 28 Agustus 2021 | 18:23 WIB
Presiden Jokowi saat mengunjungi pabrik pengolahan porang milik PT Asia Prima Konjac dalam kunjungan kerjanya ke Kabupaten Madiun, Provinsi Jawa Timur, Kamis (19/8/2021). [Biro Sekretariat Presiden]

Dari panen porang jenis katak, ia telah mengantongi untung sebesar Rp 200 juta. Jika porang jenis ubinya panen, Surman bisa dengan mudah meraih miliaran Rupiah.

“Baru mencoba menanam porang di lahan sendiri seluas 1,8 hektar. Ada dua jenis porang yang ditanam di sini, yaitu porang ubi dan porang katak,” jelas Surman baru-baru ini.

Menurut Surman, ia menanam porang sejak awal Oktober 2020. Setelah 9 bulan merawat porang yang ia tanam, akhirnya masa panen pun tiba.

“Masa panen bukan hanya di Kabupaten Pangandaran, tapi saat ini memang di tanah air sedang musim panen porang. Seperti di Kalimantan dan Sulawesi,” katanya.

Baca Juga: Momen Prabowo Puji Langsung Jokowi: Kepemimpinan Bapak Efektif, Saya Hormat

Surman menuturkan, porang jenis katak yang ditanamnya ada yang beratnya sampai tiga kilogram. Namun tak sedikit juga porang yang ukurannya kecil hanya sebesar kepalan tangan orang dewasa.

“Untuk biaya perawatan sampai biaya pegawai, sudah terganti dari hasil panen porang jenis katak saja,” lanjutnya.

Surman yang baru pertama kali panen porang ini mendapatkan 8 ton porang jenis katak. Sementara bibitnya saat awal menanam tanaman porang jenis katak hanya 2,5 kuintal.

“Harganya itu per kilogramnya mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu,” jelasnya.

Ini berarti sekali panen porang jenis katak, Surman mendapatkan keuntungan hingga Rp 200 juta.

Baca Juga: Jokowi Butuh Dukungan Solid Partai dan Berbagai Elemen Bangsa

“Selanjutnya kalau sudah dipanen, tinggal dijual ke pabrik. Tidak sulit untuk menjualnya pun karena kita sudah punya kontak dengan pabrik yang siap menampung porang yang kita panen,” katanya.

Load More