“Untuk biaya perawatan sampai biaya pegawai, sudah terganti dari hasil panen porang jenis katak saja,” lanjutnya.
Surman yang baru pertama kali panen porang ini mendapatkan 8 ton porang jenis katak. Sementara bibitnya saat awal menanam tanaman porang jenis katak hanya 2,5 kuintal.
“Harganya itu per kilogramnya mencapai Rp 200 ribu sampai Rp 300 ribu,” jelasnya.
Ini berarti sekali panen porang jenis katak, Surman mendapatkan keuntungan hingga Rp 200 juta.
“Selanjutnya kalau sudah dipanen, tinggal dijual ke pabrik. Tidak sulit untuk menjualnya pun karena kita sudah punya kontak dengan pabrik yang siap menampung porang yang kita panen,” katanya.
Selain menanam porang jenis katak, areal kebun porang milik Surman juga ditanami porang jenis ubi.
“Hasil dari porang jenis ubi ini saat panen mencapai 25 ton. Namun hasil dari panen porang katak saja sudah menutup pengeluaran untuk modal dan perawatan,” jelasnya.
Surman mengatakan, sekali panen porang jenis ubi, ia bisa mendapatkan keuntungan hingga milyaran rupiah.
“Mudah-mudahan masyarakat Kabupaten Pangandaran jangan ragu untuk menanam porang. Apalagi menanam dan merawatnya juga tidaklah sulit,” tandasnya.
Baca Juga: Momen Prabowo Puji Langsung Jokowi: Kepemimpinan Bapak Efektif, Saya Hormat
Berita Terkait
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Apel Batu di Ujung Tanduk: Cerita Petani di Tengah Perubahan Kota Batu
-
Airlangga Akui AS Penyumbang Surplus Perdagangan dan Destinasi Ekspor Terbesar RI
-
Bantah Terima Uang Miliaran, Rismon Sianipar Ungkap Alasan Pilih Damai di Kasus Ijazah Jokowi
-
Rismon Bantah Terima Uang Damai Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Tuduhan Tak Masuk Akal
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Penyisiran 3 Kilometer Hingga Jembatan Rancamulya, Tim SAR Temukan Korban Terakhir Ciherang
-
Sebut Uang yang Disita Tabungan Arisan Istri, Ono Surono Buka Suara Soal Kasus Suap Bekasi
-
Aset Perusahaan Laku Terjual, Tapi Pesangon Eks Karyawan PT TML Sukabumi Tak Kunjung Cair
-
Garis Kuning Terpasang! Praktik Tambang Emas Ilegal di Cibitung Akhirnya Disikat
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok