SuaraJabar.id - Pelatih Kepala Sepakbola Putra Jawa Barat Mochammad Yudhiantara kini tengah mencari tempat latihan sekaligus untuk aklimatisasi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Yudhiantara mengatakan, baru-baru ini timnya menggelar pemusatan latihan di kawasan Pangandaran. Namun menurutnya cuaca di Pangandaran belum sesuai dengan yang diharapkan.
"Info terakhir di Kabupaten Jayapura suhunya berkisar 32-37 derajat (celsius), kemarin kami pemusatan latihan di pangandaran hanya mencapai 31 derajat," kata Yudiantara, Jumat (3/9/2021) dikutip dari Antara.
Meski mendekati, namun ia tetap merasa ada kekhawatiran terhadap performa para pemainnya.
Maka dari itu, tim Jabar bakal mencari tempat lain untuk pemusatan latihan yang bersifat pemantapan jelang PON Papua.
"Ada kekhawatiran walaupun kita sudah antisipasi, di Jabar ada seperti wilayah Cirebon dan Indramayu yang hari-hari ini kabarnya sampai 33-34 derajat, dan kami akan coba ke sana," katanya.
Pada perhelatan PON Papua ini, ia mengatakan Jawa Barat membawa 20 pemain untuk berlaga yang terdiri dari dua penjaga gawang dan 18 pemain lapangan.
Yudhiantara mengatakan timnya direncanakan berangkat ke Tanah Papua pada 21 September mendatang. Menurutnya cabor Sepakbola bakal dipertandingkan mulai 27 September hingga 14 Oktober 2021.
Tim Sepakbola Putra Jawa Barat masuk ke dalam Grup A bersama Papua, NTT, dan Maluku Utara.
Baca Juga: Kawasan Puncak Bogor Berlakukan Ganjil Genap
Sedangkan di Grup B terdapat tim yakni Jawa Timur, Sumatera Utara, Jawa Tengah, dan Sulawesi Selatan. Lalu Grup C yakni Kalimantan Timur, Aceh, Sulawesi Utara, dan Bengkulu.
Berita Terkait
-
33 Tahun ANTV Rayakan HUT di Subang: Intip Kejutan Musik Lintas Generasi di Bulan Ramadan
-
Belum Teridentifikasi, 10 Jenazah Korban Longsor Cisarua Dimakamkan Secara Massal
-
Jateng Ribut Pajak Kendaraan Naik, Jabar Adem Ayem: Dedi Mulyadi Justru Turunkan Tarif
-
Bangunan Lapuk, Ruang Kelas SD Jomin Barat III di Karawang Ambruk
-
Ketika para Superhero Berbagi Takjil untuk Buka Puasa
Terpopuler
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Prabowo-Gibran Beri Penghormatan Terakhir di Pemakaman Try Sutrisno: Momen Khidmat di TMP Kalibata
- Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
Pilihan
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
Terkini
-
Pasutri Asal Cisarua Bogor Ditemukan Tewas dalam Mobil di Padalarang, Pelaku Berhasil Ditangkap
-
Misteri Mobil di Rumah Kosong Padalarang: Ternyata Berisi Dua Jenazah Warga Bogor
-
Tak Hanya Ibu Tiri, Polisi Dalami Dugaan Pidana Pembiaran oleh Ayah Kandung NS di Sukabumi
-
Mengenal Konsep Dasar Forex
-
Tiga Tersangka Pembudidaya Ganja Diamankan, Salah Satunya Pekerja MBG