SuaraJabar.id - Sikap menolak Saipul Jamil muncul kembali di televisi atau TV terus menguat.
Penolakan Saipul Jamil muncul di TV bukan hanya muncul dari publik. Banyak talent yang terlibat di program TV juga menolak Saipul Jamil kembali ke TV.
Kekinian, beberapa program televisi menyatakan komitmennya tak akan mengundang Saipul Jamil.
Seperti yang diutarakan Kiky Saputri. Salah satu talent 'Lapor Pak' itu menegaskan pihaknya telah sepakat tak akan mengundang Saipul Jamil.
Kiky melontarkan pernyataan tegas usai beredar foto di balik layar yang memperlihatkan sosok Saipul Jamil dan Wendi Cagur.
Foto itu diunggah seorang netizen dengan menuliskan komentar:
"Stasiun tv hilang nalar kewarasan, tak punya empati dan simpati bahwa korban pelecehan menderita seumur hidup, membuat pelaku seperti tidak pernah melakukannya, munafik seperti orang-orang yang dikritisi dalam berita dan talkshow mereka..Begini amat cari makan..karma has no deadline..wait!!" tulis akun Ezk****nto.
Kiky pun kemudian merespons cuitan netizen tersebut. Ia memastikan Saipul Jamil dalam foto itu bukan berada di program Lapor Pak.
"Itu bukan Lapor Pak, itu BTS. Itupun tidak jadi ditayangkan. Karena keberatan dari beberapa pihak talent. Foto yg beredar berasal dari Manager yg bersangkutan saat tapping," ungkap Kiky Saputri.
Baca Juga: Soal Seruan Boikot Pedofil, Komisi I DPR Larang Lembaga Penyiaran Kontrak Saipul Jamil
Kemudian, Kiky Saputri ditanya soal reaksinya jika suatu saat nanti Saipul Jamil diundang di acara Lapor Pak. Kiky Saputri pun secara tegas mengatakan bahwa produser, kru, hingga talent acara "Lapor Pak" berkomitmen untuk tidak mengundang Saipul Jamil.
"Produser kami (LAPOR PAK) tidak akan mengundang. Terimakasih. Crew dan seluruh talent Lapor Pak sudah bersikap untuk tidak mengundang. Jadi tidak ada lagi 'kalau seandainya… kalau seandainya..' Karena kami memang tidak akan mengundang," ujar Kiky Saputri.
Saipul Jamil memang menjadi sorotan sejak dinyatakan bebas pada Kamis (2/9/2021). Bukan hanya karena penyambutan luar biasa dan gaya parlentenya naik mobil porsche, tapi juga karena banyaknya tawaran pekerjaan untuk pedangdut berusia 41 tahun itu kembali ke layar kaca.
Sejak hari pertama kebebasannya, Saipul Jamil langsung roadshow di program talkshow televisi swasta.
Sementara di sisi lain, mereka yang menandatangani petisi itu merasa, korban pedofilia dari Saipul Jamil masih berjuang untuk bisa mengatasi traumanya.
Berita Terkait
-
Freelance: Upaya John Cena Selamatkan Karier dan Nyawa di Tengah Kekacauan, Sahur Ini di Trans TV
-
Final Destination 5: Menantang Maut di Jembatan Gantung, Malam Ini di Trans TV
-
Huawei Vision Smart Screen 6 Debut: Andalkan Super MiniLED hingga 98 Inci dan Fitur AI
-
LG QNED86 : TV Mini LED 100 Inci dengan AI Processor, Nikmati Sensasi Bioskop di Rumah
-
From Paris with Love: Aksi Brutal John Travolta di Kota Cahaya, Malam Ini di Trans TV
Terpopuler
- Gaji Rp 8,2 M Belum Dibayar, Aktivis-Influencer Sedunia Tuntut Badan Propaganda Israel
- 65 Kode Redeem FF Terbaru 14 Maret 2026: Sikat Evo Scorpio, THR Diamond, dan AK47 Golden
- 5 Parfum Wanita Tahan Lama di Alfamart untuk Silaturahmi Anti Bau
- Promo Alfamart 14-18 Maret 2026: Diskon Sirop dan Wafer Mulai Rp8 Ribuan Jelang Lebaran
- Kisah Unik Pernikahan Mojtaba Khamenei dan Zahra yang Gugur Dibom Israel-AS
Pilihan
-
Harry Styles Ungkap Perjuangan Jadi Penyanyi Solo Usai One Direction Bubar
-
Dulu Nostalgia, Sekarang Pamer Karir: Mengapa Gen Z Pilih Skip Bukber Alumni?
-
Tutorial S3 Marketing Jalur Asbun: Cara Aldi Taher Jualan Burger Sampe Masuk Trending Topic
-
Dilema Window Shopping: Ketika Mal Cuma Jadi Katalog Fisik Buat Belanja Online
-
Kabar Duka, Jurgen Habermas Filsuf Terakhir Mazhab Frankfurt Meninggal Dunia
Terkini
-
Di BRImo, Anda Nggak Perlu Repot Tukar Uang, Silakan Cek di Sini!
-
Padukan Air Sungai Tahang dan PDAM, Hadirkan Sistem Pengolahan Air Siap Konsumsi
-
THR Tetap Aman Saat Lebaran, Ini Cara Cerdas Belanja dengan Promo BRI
-
7 Fakta Kunci Dashrun Bogor: Dari Ajang Adu Kecepatan Hingga Solusi Ampuh Cegah Tawuran
-
Permintaan Genteng Meningkat, Pengrajin Majalengka Butuh Tambahan Tenaga Kerja