SuaraJabar.id - Sejumlah barang terlarang ditemukan petugas saat menggelar kamar hunian warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Banjar, Jawa Barat.
Barang yang ditemukan petugas tersebut tak boleh dimiliki warga binaan dan berada di dalam lapas.
Kepala Lapas Kelas II B Banjar, Mohamad Maulana mengatakan, kegiatan tersebut merupakan Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN).
Sasaran penggeledahan di kamar hunian warga binaan tersebut antara lain alat komunikasi, senjata tajam, narkoba, dan pemeriksaan instalasi listrik ilegal ke kamar hunian.
“Kegiatan ini menindaklanjuti arahan dari pimpinan juga sebagai antisipasi kejadian yang yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban,” kata Mohamad Maulana, Kamis (9/9/2021).
Lanjutnya petugas yang melakukan penggeledahan di 2 blok kamar hunian itu mendapati barang-barang asing yang seharusnya tidak berada di dalam kamar warga binaan.
“Hasil penggeledahan, kami berhasil menyita beberapa benda tajam berupa paku, kawat, dan potongan kaca, kita temukan di kamar hunian WB,” jelasnya.
Kemudian, barang-barang yang berhasil disita itu akan dikumpulkan, dan dimusnahkan.
“Kita kumpulkan dulu nanti akan kita musnahkan,” tambah Maulana.
Baca Juga: Sempat Kontak Korban via Telepon, Keluarga Ungkap Kejanggalan Kebakaran Lapas Tangerang
Bagi warga binaan yang kedapatan melanggar dan memiliki barang-barang tertentu, akan mendapatkan sanksi berupa menghilangkan hak yang bersangkutan.
“Seperti tidak mendapat remisi di tahun itu sesuai dengan klasifikasi pelanggarannya,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Penyerangan Bersenjata di Kampung Ambon, 3 Orang Luka dan Lapak Narkoba Terbakar
-
Sejoli Asal Ciputat Diciduk saat Nyabu di Kampung Boncos
-
Polisi Gandeng TNI dan BNN Gerebek Narkoba di Langkat, Lokasi Sepi Cuma Dapat Bong dan Timbangan
-
Operasi Sarang Narkoba di Bekasi, Polisi Sita 12 Paket Sabu dan Airsoft Gun
-
Bakal Diawasi 24 Jam, Jadi Apa Kampung Ambon Usai Lapak Narkoba Digusur?
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- 5 Sabun Cuci Muka Retinol untuk Atasi Penuaan: Bikin Wajah Halus, Cerah, dan Kencang
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
-
KPK Kembali Gelar OTT: Amankan Sejumlah Pihak di BNPB
-
Ungkap Banyak Kasus Besar, Dirtipideksus Bareskrim Brigjen Ade Safri Justru Diganti
Terkini
-
Polres Cianjur Selidiki Temuan Mayat Perempuan Tanpa Identitas di Tanggeung
-
Laga Panas 2 Kartu Merah, Persib Bandung Tundukkan Cong Viettel 1-0
-
Pemprov Jabar Siapkan Pusat Komando Darurat di Cirebon dan Purwakarta, Ada Apa?
-
Braakk! Kecelakaan Elf dan Honda BR-V di Puncak Bogor, Satu Orang Meninggal Dunia
-
7 Laptop Intel Core Terbaik untuk Performa Kerja Maksimal