SuaraJabar.id - Glamping alias glamour camping menjadi pilihan tepat. Untuk merasakan liburan dengan suasana baru yang menenangkan. Bisa melepas penat sembari menikmati suasana alam yang kental. Menghabiskan libur akhir pekan atau hanya sekedar menepi dari kebisingan kota.
Glamping adalah konsep wisata yang sedang tren saat ini. Seperti tajuknya, glamping menawarkan sensasi berkemah. Menikmati nuansa alam dengan kelengkapan fasilitas nyaman nan mewah.
Salah satu pilihan yang patut dicoba dan masuk daftar camping Anda adalah Kalasenja Family Camping in Alam Wisata Cimahi. Terletak di Jalan Kolonel Masturi, Kelurahan Cipageran, Kecamatan Cimahi Tengah, Kota Cimahi.
Menghabiskan malam di tengah alam yang syahdu. Tapi tak perlu ribet bawa tenda dan segala macam tetek bengeknya. Memang jadi daya tarik tersendiri yang ditawarkan objek camping yang baru seumur jagung itu.
Glamping di Kalasenja berupa tenda putih berbentuk kerucut dan setengah tabung. Didalamnya terdapat 2 bed sehingga memang cocok untuk liburan bersama keluarga. Di halaman setiap tenda juga lumayan besar. Bahkan tersedia untuk sarana api unggun.
Perpaduan antara tenda yang serba putih dengan suasana hijau di sekitarnya, memberikan pengalaman yang menyenangkan. Belum lagi bola bola lampu yang berwarna kuning dan dipasang secara menggantung. Bakal menciptakan suasana romantis.
Pemandangan yang disajikan pun tak kalah cantiknya dengan glamping di tempat lain. Dari sini kita bisa melihat Gunung Tangkuban Parahu yang terlihat indah dari kejauhan.
Nuansa dan keindahan Kalasenja Family Camping itupun sudah tercium ke berbagai daerah. Tak terkecuali dari ibu kota Jakarta. Setiap malam tempat camping itu selalu didatangi pengunjung.
Di antaranya Titin Kartini (44), pengunjung asal Jakarta. Ia sengaja memboyong keluarganya untuk menikmati suasana alam di Kalasenja yang diketahuinya dari sebuah akun media sosial.
Baca Juga: Bendera Palu Arit PKI Berkibar di Alun-alun Cimahi, TNI Buru Ormas Bersenjata di Lembang
"Temen juga udah nyoba ke sini, dia ngirim juga review dari akun Tiktok. Saya penasaran ingin nyoba juga," kata Ririn kepada Suara.com, belum lama ini.
Ketika pertama kali melihatnya, Tini dan keluarganya cukup takjub dengan konsep dan keindahan yang ditawarkan Kalasenja Family Camping. Menurutnya, tempat ini menawarkan sensasi sebagai pengobat kepenatan dari keramaian perkotaan yang sehari-harinya ia rasakan.
"Tempatnya bagus. Di sini bisa menikmati udara tanpa polusi juga. Lebih segar," ucapnya.
Harga dan Fasilitas di Kalasenja Family Camping
Kalasenja Family Camping baru dibuka sekitar tiga ulan lalu. Ada enam tenda yang baru disediakan dengan dua jenis. Yakni arunika tent berupa tenda kerucut dan sandykala tent berupa tenda berbentuk setengah tabung.
Untuk arunika tent dihargai Rp 550.000 saat weekday dan Rp 650.000 saat weekend. Fasilitasnya berupa double beds, breakfast 2 pax, mineral water, snack hingga wifi gratis.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Hajar Tampines Rovers 1-0, Igor Tolic Akui Fisik Skuad Persib Mulai Terkuras
-
Pengamat: Polarisasi Opini di Kasus Eks Jampidsus Berpotensi Ganggu Asas Praduga Tak Bersalah
-
Biar Mantan Istri Mau Rujuk, Ayah di Bandung Barat Tega Aniaya Anak Kandung Berusia 5 Tahun
-
Misteri Venue Semifinal Piala Presiden 2026: Batal di Bandung dan Surabaya, Pindah ke Luar Jawa?
-
Konsep Wellness Living Memikat Pasar, Sentul City Optimistis Tren Positif Hingga Akhir 2026