SuaraJabar.id - Puluhan unit taksi di Jalan Rancabali, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi terbakar pada Sabtu (2/10/2021). Akibatnya, pemiliknya harus merugi hingga miliaran rupiah.
Peristiwa kebakaran itu terjadi pukul 06.30 WIB ketika para sopir taksi berwarna kuning tengah melakukan persiapan. Namun tiba-tiba satu unit kendaraan mengeluarkan api.
"Pagi hari supir sedang prepare operasional kantor, tiba-tiba keluar api dari satu unit mobil setelah api merembet dan membesar pegawai langsung lapor Pemadam Kebakaran Kota Cimahi," ungkap Komandan Regu 1 Pemadaman Kebakaran Kota Cimahi, Indrahadi kepada Suara.com.
Bangunan yang berfungsi sebagai garasi penyimpanan kendaraan taksi di Jalan Rancabali, Kelurahan Pasirkaliki, Kecamatan Cimahi Utara, Kota Cimahi dilalap si jago merah pada Sabtu (2/10/2021) pagi.
Pihaknya menerima laporan kebakaran pada pukul 07.00 WIB. Kemudian menerjunkan beberapa kendaraan pemadam dan personel ke lokasi kebakaran.
"Sekitar 10 menit tiba di lokasi dari laporan yang diterima, kondisi api sudah membesar. Kami langsung melakukan blocking area dan pemadaman," ungkap Indrahadi.
Pihaknya belum bisa memastikan apa yang menyebabkan kebakaran tersebut. Namun berdasarkan keterangan pegawai ada human error yang menyebabkan timbulnya api dan menyambar kendaraan yang terparkir.
"Dugaan sementara itu ada human error. Jadi ada kesalahan dari operator atau pegawai saat mengoperasikan benda yang memicu api sampai menyebabkan kebakaran," ungkapnya Indrahadi.
Indrahadi menyebutkan, kendala saat melakukan pemadaman yakni adanya bahan bakar yang membuat api terus berkobar ditambah posisi kendaraan yang berdempetan.
Baca Juga: Heboh, Puluhan Mobil Ludes Terbakar di Pasirkaliki
"Untuk taksi yang parkir ini kan ada bahan bakarnya jadi memudahkan api merembet dan terus membesar. Posisi mobil juga berdempetan dan ini jadi menyulitkan pemadaman," tegas Indrahadi.
Dia menyebutkan, total ada 31 unit mobil taksi yang ludes terbakar. Sementara itu, 23 unit lainnya berhasil diselamatkan setelah api selesai dipadamkan sebelum membakar seisi bangunan kendari sudah merembet ke bangunan sebelahnya.
"Ada yang sudah keluar sejak pagi, jadi mungkin kendaraannya lebih banyak," ucap Indrahadi.
Beruntung tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Hanya ada seorang pegawai yang sempat kehabisan oksigen lantaran terlalu banyak asap saat berusaha memadamkan api saat mulai membakar bangunan garasi.
"Ada seorang pegawai yang kehabisan nafas karena ada di dalam bangunan dan melakukan pemadaman awal. Kondisinya masih aman karena langsung dibawa rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis," jelas Indrahadi.
Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp2,7 miliar lebih untuk unit kendaraan yang terbakar dan Rp500 juta untuk bangunan yang terbakar.
Berita Terkait
-
Heboh, Puluhan Mobil Ludes Terbakar di Pasirkaliki
-
Kebut Pembangunan Pasar Bawah Bukittinggi Pasca Kebakaran, Wali Kota Tegaskan Soal Ini
-
Dua Bar di Bukit Maraja Terbakar
-
Pengemudi Aplikasi Rentan Terseret Masalah Hukum, PPAI Siap Lakukan Pendampingan
-
Antisipasi Kebakaran, Pemkot Jogja Bakal Bentuk Relawan Kebakaran
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Beredar Kabar OTT di Kabupaten Bogor, KPK: Kami Akan Sampaikan Kepada Publik Secara Transparan
-
Bantah Mahasiswi Unpad Enggan Kuliah Karena Dirinya, Ini Kata Dedi Mulyadi
-
Sengketa Batas Tanah di Tasikmalaya Berujung Maut, Satu Orang Tewas
-
BRI KKB National Expo 2026 Raih Rekor MURI, Hadirkan One Stop Solution Kredit Kendaraan Bermotor
-
Pulang Belanja Sayur Subuh Hari, Nenek 62 Tahun di Bogor Meninggal Dunia Tertimpa Tembok Pembatas