SuaraJabar.id - Emosi massa pecah usai seorang pengemudi minibus jenis Toyota Avanza berwarna Silver yang diduga dalam kondisi mabuk menabrak pemotor di Jalan Raya Ciganjeung, Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jabar, Minggu (3/10/2021).
Dari keterangan saksi, insiden ini berawal ketika pengemudi Avanza melaju dari arah Ciamis menuju Pangandaran.
Avanza silver yang dikemudikan pelaku yang merupakan warga Sukamukti Kecamatan Pamarican itu melaju oleng dan tidak stabil sehingga menabrak seorang pemotor.
Akibat peristiwa tersebut, pengemudi minibus bernama Dani Supriadi hampir jadi bulan-bulanan massa.
Sementara korban pemotor mengalami luka ringan dan langsung dilarikan ke puskesmas terdekat.
Suparjo saksi mata mengatakan, pengemudi minibus nampak melaju kencang dari arah Ciamis.
“Mobil itu oleng dan tidak bisa terkendalikan, dan akhirnya mobil tersebut menabrak sebuah motor dari arah yang berlawanan,” ujar Suparjo dikutip dari Harapanrakyat.com-jejaring Suara.com, Senin (4/10/2021).
Melihat kejadian tersebut warga langsung menolong korban baik yang berada di dalam minibus ataupun pengendara motor.
Warga menduga supir minibus itu melajukan kendaraannya dalam keadaan mabuk.
Baca Juga: Keluarga Orang Terkaya Rumania Tewas Usai Pesawat Menabrak Gedung Perkantoran
“Warga hampir menghakimi pengemudi minibus itu, namun berhasil diredam petugas Polsek Padaherang,” katanya.
Akibat kecelakaan tersebut, arus lalu lintas dari arah Ciamis Pangandaran ataupun sebaliknya sempat mengalami kemacetan, namun tak berlangsung lama.
Berita Terkait
-
Truk Tabrak Halte Tebet Eco Park hingga Atap Rusak, Transjakarta Pastikan Tetap Beroperasi
-
Kecelakaan Truk di Flyover Tomang, Material Besi Berserakan Lumpuhkan Jalur
-
Mencekam! Detik-detik BMW Listrik Diamuk Warga di Jakbar, Nekat Tancap Gas Meski Dihadang Barrier
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba