SuaraJabar.id - Aksi seorang biker yang mengendarai sepeda motor matic viral di jejaring media sosial. Pasalnya, pengendara tersebut
melepas kedua tangannya dari stang motor sambil berjoget-joget.
Bukan hanya itu, dari rekaman video yang viral itu, bikers berbaju merah dan bercelana jeans hitam tersebut duduk di atas karung barang yang disimpan di atas jok motor.
Posisi kakinya juga menginjak karung barang satunya lagi yang disimpan di bagian depan jok motor.
Posisi duduk bikers tersebut menjulang tinggi melebihi stang motor. Ketika memegang stang dia pun telihat nungging sehingga sangat membahayakan.
Namun dia tampak santai saat terekam kamera joget-joget di atas motor matic yang berwarna kombinasi merah hitam tersebut.
Berdasarkan penelusuran, aksi pemotor nekat tersebut dilakukan di kawasan Kota Baru Parahyangan, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).
Motor tersebut melaju dari arah Saguling menuju gerbang keluar kompleks Kota Baru di kawasan Padalarang.
Hal itu terlihat jelas dari rekaman video yang memperlihatkan adanya gambar pusat perbelanjaan furniture terbesar di Kota Baru.
Suasana jalanan yang lebar, pepohonan dan taman di tengah jalan, serta jembatan kuning dan setopan lampu merah yang diterobos oleh si pengemudi motor tersebut.
Baca Juga: Kocak! Ikuti Google Maps Bikin Netizen Nyasar dan Terjebak di Atas Jembatan
"Iya ini gak salah lagi, tempatnya di Kota Baru Parahyangan, Padalarang. Ada Ikea, setopan, dan lampu merah. Kocak dan nekat banget," kata Dani (35) warga Padalarang saat ditunjukan video viral tersebut, Senin (4/10/2021).
Menanggapi hal tersebut pihak kepolisian kini tengah mencari identitas pengendara motor yang melakukan aksi berbahaya itu.
Namun agak terkendala oleh rekaman video yang kurang jelas menunjukkan nomor polisi kendaraan tersebut.
"Kami masih menelusuri terkait identitas dari kendaraan dan pemiliknya untuk melaksanakan pencarian. Tapi terkendala plat nomor hanya terlihat sebagian di rekaman video, angkanya blur," ujar KBO Satlantas Polres Cimahi Iptu Erin Heriduansyah.
Untuk mempercepat proses pengecekan pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak keamanan Kota Baru Parahyangan lantaran aksi tersebut berada di dalam kawasan kompleks mewah tersebut.
"Tapi kita sudah koordinasi dengan pihak Kota Baru. Karena di dalam itu kan tidak ada pos tetap kepolisian. Jadi kita kalau masuk ke dalam hanya patroli saja. Di dalamnya ada security sendiri untuk pengamanannya," jelas Erin.
Berita Terkait
-
Viral Bule Kepo Lihat Orang Bagi-Bagi Takjil, Ternyata Irfan Bachdim?
-
Dari Hafiz Indonesia ke Panggung Dunia, Aisyah Arrumi Wakili RI di Dubai
-
Dipandu Irfan Hakim, Tabligh Akbar Penyejuk Hati Hadirkan Deretan Penceramah Ternama
-
Ahmadinejad Pernah Ungkap Betapa Dalam Intel Israel Menyusup ke Internal Pemerintahan Iran
-
Viral Video Pemain Liga Tunisia Tumbang Usai Jalani Laga Siang Hari saat Ramadan
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- 4 Seri MacBook yang Harganya Terjun Bebas di Awal 2026, Mulai Rp8 Jutaan
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
Pilihan
-
Iran Bombardir Kantor Benjamin Netanyahu Pakai Rudal Hipersonik, Kondisinya Belum Diketahui
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
Terkini
-
Konflik Timur Tengah Memanas, Pemkab Cianjur Berjuang Pulangkan Ratusan Buruh Migran
-
Polisi Gempur Judi Sabung Ayam di Selaawi Garut, Arena Ilegal Kini Rata dengan Tanah
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20