SuaraJabar.id - Polres Tasikmalaya Kota menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan adanya praktik judi sabung ayam di wilayah Kecamatan Mangkubumi.
Informasi itu langsung ditindaklanjuti dengan menurunkan Satuan Samapta ke lokasi yang diduga kerap dijadikan arena judi sabung ayam tersebut pada kamis (14/10/2021).
Benar saja, di lokasi polisi menemukan 21 orang yang diduga sedang berjudi sabung ayam.
Dalam penggerebakan lokasi perjudian sabung ayam tersebut, petugas turut mengamankan 4 ekor ayam dan 9 unit sepeda motor berbagai merek dan jenis, serta sejumlah uang tunai sebagai barang bukti.
Para terduga pelaku perjudian sabung ayam tersebut kemudian digelandang ke Mapolres Tasikmalaya Kota dengan menggunakan 2 unit truk Dalmas.
Sebanyak 21 orang terduga pelaku perjudian sabung ayam tersebut kemudian diserahkan kepada penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tasikmalaya Kota untuk ditindaklanjuti.
“Memang betul tadi ada penggerebekan judi sabung ayam sekitar pukul 14.00 WIB,” ujar Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo.
Agung menuturkan, penggerebakan lokasi sabung ayam tersebut dilakukan oleh Satuan Samapta yang sedang berpatroli mengantisipasi kerawanan tindak kejahatan jalanan dan penyakit masyarakat.
“Saat Satuan Samapta sedang partroli, mendapat informasi adanya lokasi perjudian sabung ayam. Setelah dipastikan kemudian dilakukan penggerebekan dan diserahkan ke kami untuk ditindaklanjuti,” ucapnya.
Baca Juga: Pencuri Ayam Betina di Buleleng Ini Tak Bisa Berkutik Saat Terjebak di Gang Buntu
Ia menuturkan, sampai saat ini 21 orang yang diduga sedang berjudi sabung ayam tersebut masih dalam proses pemeriksaan.
“Barang bukti yang diamankan 4 ekor ayam, 9 sepeda motor dan terduga pelaku ada 21 orang
Sampai saat ini masih dalam pemeriksaan,” kata dia.
Berita Terkait
-
Cerita Perantau di Batam: Gagal Makan Ayam Penyet, Ujung-ujungnya Mi Ayam Jadi Penyelamat
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Sepotong Ayam Bumbu
-
Novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati: Menyusuri Luka dan Alasan untuk Bertahan
-
Pehatian Emak-emak! Harga Cabai Rawit Masih Tinggi Usai Lebaran
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV