SuaraJabar.id - Insentif tenaga kesehatan atau nakes yang menangani COVID-19 di Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya dibayarkan.
Hal ini menjadi sorotan Komisi D DPRD Cianjur. Mereka meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur agar menyelesaikan pembayaran insentif nakes penanganan Covid-19.
“Kami mendapat laporan kalau insentif tenaga kesehatan belum diterima semuanya, katanya sih baru 40 persen,” kata Geugeu pada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini meminta insentif para tenaga kesehatan, yang merupakan garda terdepan dalam penangnan Covid-19, harus segera diselesaikan.
“Para tenaga kesehatan memerlukan biaya hidup, karena pekerjaanya sangat beresiko buat dirinya, juga keluarga dan lingkungannya,” katanya.
Menindaklanjuti hal tersebut, tutur Geugeu, Komisi D akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan Cianjur untuk meminta kejelasannya.
“Kita akan panggil Kepala Dinkes untuk meminta keterangan seputar insentif nakes Covid-19, terutama alasan keterlmbatan pembayarannya,” tandasnya
Berita Terkait
-
Viral Nakes Bikin Konten Joget saat Pasien Dioperasi
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS
-
Kasus Campak Muncul di 14 Provinsi, Kemenkes Keluarkan Edaran Khusus untuk Tenaga Kesehatan
Terpopuler
- 6 HP 5G Terbaru Paling Murah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Jempolan
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- Proyek 3 Triliun Dimulai: Makassar Bakal Kebanjiran 200 Ton Sampah dari Maros dan Gowa Setiap Hari
- Berapa Gaji Pratama Arhan? Kini Dikabarkan Bakal Balik ke Liga 1
- Banyak Banget, Intip Hampers Tedak Siten Anak Erika Carlina
Pilihan
-
Hizbullah Klaim Hancurkan Kapal Militer Israel Sebelum Serang Lebanon
-
Jusuf Kalla Mau Laporkan Rismon Sianipar ke Polisi! Ini Masalahnya
-
Di Balik Lahan Hindoli, Seperti Apa Perkebunan yang Jadi Lokasi 11 Sumur Minyak Ilegal?
-
Traumatik Mendalam Jemaat POUK Tesalonika Tangerang: Kebebasan Beribadah Belum Terjamin?
-
'Ayah, Ayah!' Tangis Histeris Keluarga Pecah saat Jenazah 3 Prajurit TNI Gugur Tiba di Tanah Air
Terkini
-
Istigasah di Ciamis, Ulama: Penegak Hukum Diminta Berani Bongkar Kasus KM 50
-
Imbas Konflik Global, Harga Kantong Plastik hingga Besek di Sukabumi Naik Drastis 70 Persen
-
Istighotsah Cirebon, Ulama: Jangan Biarkan Kasus KM 50-Vina Menggantung!
-
Fakta dan Korban Jembatan Putus di Sukabumi, Warga Hendak Ikut PAW Kades Jadi Korban
-
Jangan Terpancing Medsos! Ini Penjelasan Resmi Pemerintah Soal Skema Makan Bergizi Gratis