SuaraJabar.id - Insentif tenaga kesehatan atau nakes yang menangani COVID-19 di Kabupaten Cianjur belum sepenuhnya dibayarkan.
Hal ini menjadi sorotan Komisi D DPRD Cianjur. Mereka meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur agar menyelesaikan pembayaran insentif nakes penanganan Covid-19.
“Kami mendapat laporan kalau insentif tenaga kesehatan belum diterima semuanya, katanya sih baru 40 persen,” kata Geugeu pada wartawan, Jumat (15/10/2021).
Legislator dari Fraksi Partai Demokrat ini meminta insentif para tenaga kesehatan, yang merupakan garda terdepan dalam penangnan Covid-19, harus segera diselesaikan.
“Para tenaga kesehatan memerlukan biaya hidup, karena pekerjaanya sangat beresiko buat dirinya, juga keluarga dan lingkungannya,” katanya.
Menindaklanjuti hal tersebut, tutur Geugeu, Komisi D akan segera memanggil Kepala Dinas Kesehatan Cianjur untuk meminta kejelasannya.
“Kita akan panggil Kepala Dinkes untuk meminta keterangan seputar insentif nakes Covid-19, terutama alasan keterlmbatan pembayarannya,” tandasnya
Berita Terkait
-
Disebut Mandek 10 Tahun, Pramono Anung Heran Soal Gaji Nakes Jakarta: Masa Sih Nggak Naik?
-
Apa Fungsi Asli Baju Scrub? Viral Dipakai Pegawai SPPG hingga Ditegur Nakes
-
Viral Bupati Brebes Ancam Pecat Nakes Judes, Minta Warga Kirim Video Bukti ke Instagram
-
Kemenkes Kerahkan 513 Nakes ke Wilayah Paling Terisolir di Aceh
-
Ironi Prioritas: Saat Program MBG Menggeser Martabat Guru dan Nakes
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
-
Jumlah Tentara AS Tewas di Perang Iran Bertambah
-
Percakapan Terakhir Ali Khamenei Sebelum Dibom Israel-AS Terungkap: Menolak Masuk Bunker
Terkini
-
Ditemukan Makanan Kualitas Buruk, BGN Setop Operasional Puluhan SPPG Program MBG
-
Kepatuhan Pelaporan CSR di Sukabumi Jadi Sorotan Akibat Defisit Tata Kelola
-
UMK Baru, Pekerja Sukabumi Perlu Disiplin Finansial Melalui Pola 50/30/20
-
DPMD Desak Perencanaan Pembangunan Prioritas Jelang RKPD 2027
-
Kepala Badan Gizi Nasional: Anggaran Makan Gratis Disalurkan Langsung ke Satuan Pelayanan