SuaraJabar.id - Sebuah pohon besar setinggi lebih dari 15 meter di Jalan Tamansari, Coblong, Kota Bandung tumbang pada Senin (18/10/2021).
Batang pohon tumbang melintang di badan jalan, menimpa dinding pembatas Kebun Binatang Bandung. Bahkan sebagian batang atasnya hampir jatuh di dekat area kandang macan.
Untungnya, pohon tumbang itu tak sampai menimpa area itu sebab tertahan oleh pohon lain di sekitarnya. Tak ada laporan adanya korban dalam kejadian itu.
"Di dalam (area Kebung Binatang) tidak ada orang (tertimpa), itu area parkir dekat kandang macan," ungkap seorang petugas Kebun Binatang Bandung kepada Suara.com, saat ditemui di lokasi kejadian.
Berdasarkan keterangan beberapa narasumber di lokasi, pohon jenis jenitri itu tumbang sekitar pukul 09.00 pagi tadi.
Sebab batang pohon itu melintang seluruh lebar jalan, arus lalu lintas sempat berhenti total, lalu para pengendara berbalik arah.
"Hampir setengah jam setelah pohon tumbang, batang masih melintang (di jalan). Lalu dipotong (membuka jalan)," ungkap salah seorang petugas pemotong dari Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Pertanahan dan Pertamanan (DPK3P) Kota Bandung.
Hingga sekitar pukul 12.00 siang tadi, arus jalan sudah terpantau lancar. Kendati demikian, beberapa pemotongan batang masih dilakukan dipinggiran jalan. Adapun, diameter batang bawah mencapai satu meter lebih, makin ke atas makin mengecil.
Saat batang dipotong menggunakan gergaji mesin, terlihat daging dalam pohon tersebut ternyata telah bolong atau keropos.
Baca Juga: Hujan Angin Terjang Bogor 7 Rumah Rusak, 4 Unit Mobil Ringsek
"Kalau seperti ini biasanya akarnya terganggu. Jadi, di luar terlihat tidak apa-apa tapi di dalam batangnya sudah keropos. Tinggi pohon ini kayaknya antara 15-20 meter" kata petugas DPK3P lainnya di lokasi.
Selain itu, batang pohon pun menimpa kabel listrik yang membentang di sekitarnya. Pada beberapa bagian kabel yang menjuntai itu bahkan sempat terlihat percikan api listrik. Kondisi tersebut membahayakan petugas pemotong DPK3P yang pemotong tersebut.
"Awas itu (sambil menunjuk batang pohon yang menimpa listrik). Barusan pas pegang ngerenyed (merasa seperti tersetrum)," katanya.
Hingga kini, porses pemotongan masih terhenti karena hujan turun cukup lebat di lokasi. Diketahui, di sepanjang Jalan Tamansari tersebut memang berjajar pohon-pohon dengan ukuran yang tak jauh beda.
Seorang petugas kelurahan setempat, Tina Zulaiha mengaku bahwa pihak kelurahan selalu rutin melakukan pemantauan pohon rawan tumbang di wilayahnya untuk kemudian melaporkan kepada pihak DPKP3.
"Dapat laporan dari warga. Kejadiannya itu sekitar jam 9.50. Biasanya dari kantor kelurahan rutin melaporkan pohon rawan tumbang. Sebagian juga memang banyak yang sudah dipangkas. Tapi yang ini karena terlihat utuh, makanya kan jadi tidak tahu akan tumbang. Tapi setelah dilihat ternyata dalamnya sudah bolong-bolong," katanya.
Berita Terkait
-
Polres Bogor Usut Kasus Penyerangan Bobotoh Usai Tonton Persib
-
Persib Makin Dekat ke Babak 16 Besar ACL 2, Rekor Sempurna Jadi Modal ke Australia
-
Jadwal Super League Pekan 8: Persija Hadapi Ujian Berat Dewa United, Persib vs Isenmulang
-
Igor Tolic Ungkap Rahasia Persib Bandung Sapu Bersih Tiga Laga di ACL 2
-
Tak Terbendung di Asia, Giliran Melbourne Victory jadi Korban Keganasan Persib Bandung
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan