SuaraJabar.id - Puluhan Pedagang Kaki Lima atau PKL yang berjualan bakso tahu goreng atau batagor dan seblak menjajakan barang jualan mereka di dalam area Balai Kota Bandung, Minggu (25/10/2021).
Satpol PP dan petugas keamanan di Balai Kota Bandung pun terlihat membiarkan para PKL tersebut. Bahkan, Wali Kota Bandung Oded M Danial dan Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana terlihat mencicipi batagor dan seblak yang dijajakan oleh para PKL.
Kehadiran penjual batagor dan seblak pada kesempatan tersebut rupanya merupakan bagian dari acara "Bandung Seuhaahh, Parade Batagor, Seblak, dan Kuliner Kota Bandung". Kegiata ini digelar dalam rangka memulihkan perekonomian dan rangkaian Hari Jadi ke-211 Kota Bandung.
Acara tersebut merupakan Kegiatan Promosi Bagi Pedagang kaki Lima (PKL) kuliner Binaan Satgasus PKL Kota Bandung yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Kota Bandung dalam bentuk pameran kuliner. Batagor dan seblak tersebut juga dibagikan untuk 5 Panti Asuhan melalui Gojek.
Pada kesempatan tersebut ada juga pemberian kompor kepada para PKL kuliner dan pemberian BPJS Ketenagakerjaan yang digratiskan pada 3 bulan pertama sebagai asuransi jika terjadi kecelakaan terhadap PKL saat berjualan.
Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, kegiatan tersebut dalam rangka meningkatkan pemulihan ekonomi di Kota Bandung yang saat ini telah berada pada Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Level 2.
"Kita coba tingkatkan kuliner dan fesyennya dengan berbagai upaya. Contohnya untuk kuliner sudah dimulai dengan seperti ini. Kemarin juga fesyen (Pasar Kreatif dan Bandung Week Market di Bali) dari target omzet Rp 6 miliar di beberapa mal sudah tercapai. Termasuk yang di Bali 6 hari bisa dapatkan Rp 1,05 miliar," katanya dikutip dari laman Humas Pemkot Bandung.
"Ini dalam rangka mendongkrak dan memotivasi UMKM, sudah saatnya bergeliat kembali," imbuhnya.
Namun dengan relaksasi PPKM Level 2, wali kota tetap mengingatkan, dalam kegiatan ekonomi atau kegiatan lainnya, warga harus tetap memperhatikan protokol kesehatan.
Baca Juga: Setengah Lebih Wilayah Kota Bandung Nihil Kasus COVID-19
"Kita harus sadar bahwa pandemi Covid-19 ini masih ada, walau pun di level 2. Seiring dengan relaksasi yang ada, tetap pengawasan ditingkatkan. Tapi yang terpenting harus jaga protkes," katanya.
Sementara itu Kepala Dinas KUKM, Atet Dedi Handiman mengatakan, dengan "Bandung Seuhaahh" merupakan promosi bagi PKL khususnya batagor dan seblak.
Menurutnya, ada 20 pedagang yang terdiri dari 15 batagor dan 5 seblak, serta kuliner lain pada gelaran Bandung Seuhaahh. Pelaku usaha tersebut sebelumnya telah dikurasi, seperti batagor yang kemungkinan di atas 200 pedagang dipilih menjadi 15 pedagang.
"Karena batagor khas Kota Bandung, harus kita angkat. Pedagang di sini yang dianggap unggulan, masukan dari koordinator PKL," katanya.
Para pedagang tersebut selama pandemi Covid-19 ini cukup lama tidak membuka usaha, bahkan hingga ada yang kompornya macet. Sehingga pada acara tersebut dirangkaikan dengan pemberian bantuan berupa kompor kepada para PKL.
"Kita berkolaborasi dengan Gojek, BPJS, memberikan bantuan berupa kompor gas dan bantuan 3 Bulan BPJS Ketenagakerjaan," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Viral Dibikin Seblak hingga Cookie, Ini 4 Bedanya Umbi Kimpul dan Talas Biar Nggak Salah Beli
-
APKLI Ganti Nama Jadi APKLI Merah Putih, Dukung 5 Program Prioritas Prabowo
-
Dilarang Gelar Lapak Mulai 31 Agustus, Bagaimana Nasib PKL Kramat Jati?
-
Sudah Puluhan Tahun Makan Badan Jalan, Kenapa PKL Taman Kemang Belum Ditertibkan?
-
Jelang HUT RI dan 5 Abad Jakarta, Pemkot Jaksel Sikat PKL hinga Parkir Liar di Kalibata City
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Empat Sekolah di Bandung Dapat Dukungan Program Literasi, Siswa Dikenalkan Mitigasi Bencana
-
Sukabumi Rawan Keracunan Pangan, Dinkes Minta Dapur MBG Perketat Pengawasan
-
Agus Suparmanto: Pemecatan oleh Mardiono Langgar AD/ART, Tak Disahkan Menkum
-
Ciamis Terima 15.600 Ayam Petelur, Produksi Telur Ditargetkan 780 Kg per Hari
-
Diteken di Bandung, Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Ekonomi dan Sosial di Perbatasan