SuaraJabar.id - Pesta minuman keras (miras) kembali merenggut nyawa, kali ini dua remaja berinisial TE (15) dan AL (17) tewas setelah menenggak alkohol oplosan di Tasikmalaya, Jawa Barat (Jabar).
Kedua remaja tersebut diketahui merupakan warga Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
Menurut Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya AKP Dian Purnomo, kedua remaja tersebut tewas akibat menenggak miras alkohol 96 persen yang dicampur dengan minuman suplemen pada Senin (25/10/2021) lalu.
Lebih lanjut, dia menjelaskan, mulanya dilaporkan korban berinisial TE tewas sekira pukul 17.00 WIB saat mendapatkan penanganan di Puskesmas Taraju. Sementara, korban lainnya, AL tewas sekira pukul 23.00 WIB di RS TMC Kota Tasikmalaya.
Dalam keterangannya, Dian Purnomo mengemukakan, kelima remaja berinisial YUK (18), HER (16), WE (14), AL (17) dan TE (15) menggelar pesta miras di salah satu rumah.
“Awal kejadiannya itu pada Minggu (24/10/2021) sore. Ada lima pemuda yang pesta minuman beralkohol 96 persen di rumah kosong milik kakak salah satu pemuda itu,” kata Dina seperti dikutip Harapanrakyat.com-jaringan Suara.com pada Rabu (27/10/2021).
Setelah kelimanya meminum miras oplosan itu, kemudian mereka muntah-muntah dan pusing dan pulang ke rumahnya masing-masing dalam keadaan mabuk.
Namun, pada Senin (25/10/2021), TE tidak sadarkan diri dan kemudian keluarganya pun membawanya ke puskesmas. Tak lama kemudian TE meninggal. Sedangkan pada malam harinya, AL, HER, WE menyusul ke Puskesmas karena sama-sama tidak sadar.
“Nah, AL kemudian meninggal setelah mendapatkan rujukan dari Puskesmas ke RS TMC Kota Tasikmalaya,” ujarnya.
Baca Juga: Misteri Terungkap, Kasus Tewasnya 2 Sejoli dalam Kondisi Bersimbah Darah Ditutup
Sedangkan korban berinisial YUK, tidak mendapatkan perawatan medis, karena sudah mendapatkan penanganan di rumahnya, bahkan kondisinya makin baik. Hingga kini pihak kepolisian masih mendalami kasus lebih lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Farhan Tegaskan Penghuni Kos Bandung Tak Boleh Tertutup: Bukan KTP Sini Pun Wajib Terdata RW
-
Tertibkan 63 Bangunan Liar di Dipatiukur, Walikota Bandung: Sesuai Perda, Tak Ada Ganti Rugi
-
Buntut Kasus Penganiayaan di Bandung, Dedi Mulyadi: Seluruh Kontrakan Wajib Terdaftar Online
-
Bukan Hanya Disiksa, Korban YTR Diduga Dipaksa Bertato 'Yuvita Love Taufik' dan Wajah Pelaku
-
Penganiaya Wanita di Bandung Diciduk Polisi, Kapolda Jabar: Pelaku Negatif Narkoba