SuaraJabar.id - Setiap kecamatan di wilayah Pemerintah Kota Bandung akan memiliki sekolah Lanjut usia (lansia).
Wakil Wali Kota Bandung Yana Mulyana mengatakan, Pemkot Bandung menargetkan setiap kecamatan memiliki sekolah lansia.
Kini total sudah ada delapan sekolah lansia di delapan kecamatan yakni di Kecamatan Antapani, Sukajadi, Ujungberung, Cinambo, Lengkong, Bandung Wetan, Sumur Bandung, dan yang baru diresmikan di Astanaanyar.
"Saya berharap Kota Bandung bisa memiliki 30 sekolah lansia di 30 kecamatan, sehingga kota ramah lansia bisa segera terwujud," kata Yana, Jumat (29/10/2021)
Menurut Yana, di Kota Bandung terdapat sebanyak 294.114 jiwa yang tergolong lansia atau sekitar 11 persen dari jumlah penduduk.
Yana mengatakan lansia seharusnya tidak hanya dijadikan objek pembangunan saja tetapi harus dijadikan subjek.
Dengan begitu, Yana berharap, para lansia bisa terus eksis dan produktif sehingga kesehatannya tetap terjaga.
"Untuk menuju itu tentu saja sistem pembangunan ramah lansia harus dibangun melalui edukasi dan pembelajaran teknis. Salah satunya dengan pendirian sekolah lansia," katanya.
"Ini menjadi tantangan bagi semua. Lansia harus menjadikan tetap produktif menghasilkan karya. Minimal para lansia ada kesibukan untuk mengisi waktu," tambahnya.
Baca Juga: Perkakas Besi Asal Desa Cijambu Tetap Tajam Meski Dihantam Pandemi Covid-19
Sementara itu, Sekretaris Komisi Daerah (Komda) Lansia Kota Bandung Ati mengungkapkan rencananya sekolah lansia hanya diikuti oleh 30 orang peserta. Tapi ternyata menurutnya kehadiran sekolah lansia mendapat respon yang luar biasa.
"Animo lansia sangat besar. Mungkin karena mereka merindukan suasana daripada diam di rumah. Karena kalau di sini mereka bisa berkegiatan, bertukar pikiran dan bertemu dengan teman," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tanah Bergerak di Tegal Disebut Bakal Berulang, Pakar Geologi UGM: Tak Layak Huni, Cari Lokasi Baru!
-
Ketua Komisi V DPR: Longsor Cisarua Mengejutkan, Seperti Petir di Siang Bolong
-
Longsor di Bandung Barat: 89 Warga Diduga Tertimbun, DPR Desak Basarnas Gerak Cepat
-
6 Fakta Heboh Semburan Minyak di Bangkalan: Ketinggian 5 Meter hingga Sifatnya yang Mudah Terbakar
-
Farhan Minta Warga Tak Terprovokasi Ujaran Kebencian Resbob, Polda Jabar Mulai Profiling Akun Pelaku
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa