SuaraJabar.id - Sebanyak lima orang siswa peserta pembelajaran tatap muka atau PTM di Kota Cirebon terkonfirmasi positif COVID-19.
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Cirebon, Jawa Barat Agus Mulyadi. Ia mengatakan dari hasil tes usap secara acak di enam sekolah yang sudah menjalankan PTM, terdapat lima dinyatakan positif COVID-19.
"Sampel yang kita lakukan tes usap ada 600 dari enam sekolah, dan hasilnya lima dinyatakan positif COVID-19," kata Agus di Cirebon, Selasa (2/11/2021) dikutip dari Antara.
Ia mengatakan lima siswa yang dinyatakan positif COVID-19 tersebar di beberapa sekolah, yaitu ada yang di SMP, Madrasah, Pondok Pesantren, dan SD.
Menurutnya masing-masing sekolah terdapat 100 siswa yang dilakukan tes usap, sehingga jumlahnya mencapai 600 siswa.
Meskipun dinyatakan positif COVID-19, setelah dilakukan penelusuran kontak erat, terutama keluarganya semau dinyatakan negatif.
"Setelah kami melakukan pelacakan kontak erat, tidak ditemukan yang positif," tuturnya.
Agus menambahkan tes usap acak itu akan dilakukan lagi, untuk memastikan pelaksaan PTM terbatas tidak menjadi klaster penyebaran COVID-19.
"Minggu ini akan kita lakukan sampling lagi, di beberapa sekolah, agar PTM benar-benar aman," ujarnya.
Baca Juga: Update: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 612 Kasus, 11.629 Orang Masih Dirawat
Ia mengatakan meski ada yang terpapar COVID-19, namun kegiatan PTM terbatas tetap dijalankan, akan tetapi setelah semua dinyatakan aman.
Berita Terkait
-
Menimbang Ulang Sekolah Daring di Tengah Krisis Global
-
Anti Mainstream, Warga Cirebon Balap Kuda di Jalanan Sambil Tunggu Sahur
-
Sadis! Pasutri di Cirebon Habisi Nyawa Tukang Pijat Hamil 8 Bulan Demi Uang Rp83 Ribu
-
Pembatasan AI bagi Siswa SD hingga SMA: Melindungi atau Mengancam Masa Depan Anak Bangsa?
-
Sindikat Uang Palsu Rp12 Miliar di Cirebon Digulung Polisi, Sasar Peredaran Jelang Lebaran 2026
Terpopuler
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Bersama Semangat Earth Hour, BRI Percepat Transformasi Berkelanjutan
-
Hening di Kampung Kubang: Teka-teki Garis Kuning yang Membelit Proyek Mangkrak SMAN 1 Cibitung
-
Satu Detik Penentu Nasib: Drama Truk Terguling di Balik Rimbunnya Jalur Cisurupan Garut
-
Peluru di Teheran, Luka di Cibuntu: Saat Perang Global Menjerat Napas Industri Plastik Bandung
-
Dari Alam ke Ekonomi Desa, Program BRI Desa BRILiaN Angkat Potensi Desa Tugu Selatan