"Dampak La Nina akan mulai dirasakan pada bulan November dan puncaknya akan terjadi pada periode Desember 2021 hingga Februari 2022," ungkap Rahayu.
Rahayu menjelaskan dampak yang ditimbulkan oleh La Nina pada wilayah Bandung Raya pada umumnya adalah mengubah pola curah hujan secara volume dan temporal. Berdasarkan data empiris yang dimiliki oleh BMKG sejauh ini La Nina dapat meningkatkan curah hujan di wilayah Jawa Barat pada umumnya antara 20 persen hingga 70 persen.
"Kondisi sifat hujan seperti demikian akan memicu peningkatan potensi kejadian bencana hidrometeorologi di wilayah Jawa Barat dan juga Bandung Raya," terang Rahayu.
Rahayu menyebut wilayah Bandung Raya termasuk yang di prediksi memasuki musim hujan lebih awal 1 hingga 2 dasarian. Musim hujan untuk wilayah Bandung Raya sendiri di mulai pada Akhir Dasarian II Oktober 2021.
"Sedangkan puncak musim hujan diprediksi akan terjadi pada bulan Januari 2022. Sifat musim hujan wilayah Bandung Raya diprediksi bersifat Atas Normal (AN)," kata Rahayu.
Bersamaan dengan hal tersebut, potensi bencana hidrometeorologi juga diprediksi akan meningkat untuk wilayah Jawa Barat, termasuk wilayah Bandung Raya.
"Kondisi itu juga meningkatkan potensi terjadinya bencana hidrometeorologi di antaranya banjir bandang hingga tanah longsor. Maka perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang ditimbulkan oleh kejadian La Nina," terang Rahayu.
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Baca Juga: Dapat Pesanan dari Luar Negeri, Pengusaha Garmen dan Tekstil Terkendala Box Container
Berita Terkait
-
Lumiland Sulap Taman Dadaha Jadi Wisata Cahaya
-
Yuk Jelajahi Lombok Lewat MyPertamina Your Journey Partner di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
-
Lewat Grand Prix of Indonesia 2026, Pertamina Dorong Homestay Lokal Naik Kelas
-
Semarak Wayang Jogja Night Carnival 2026 di Titik Nol Kilometer
-
Habis Disentil Arya Wedakarna, Billy Syahputra Mau Lempar Tinja ke Rumah Pejabat Edan
Terpopuler
- Jokowi Tak Lagi Optimis Prabowo-Gibran 2 Periode, Gerindra Respons Santai: Pilpres Masih Jauh
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- Jokowi Tampak Tak Lagi Optimistis Gibran Jadi Pasangan Prabowo di Pilpres 2029
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
Polda Jabar Kerahkan 1.112 Personel dalam Operasi Antik Lodaya, Bidik 47 Target Operasi
-
Kebakaran TPA Pasirbajing Tak Kunjung Padam, Pemkab Garut Tetapkan Tanggap Darurat!
-
Brand Finance 2026: BRI Pertahankan Posisi sebagai Merek Paling Bernilai di Indonesia
-
Jalan Rusak Mirip Kobakan Kolam Ikan, Emak-Emak Citamiang Sukabumi Turun Tangan Bikin Aksi Spontan
-
Duel Senjata Tajam di Sukabumi, Dua Pria Luka Berat