SuaraJabar.id - Tahapan tender revitalisasi Stadion Sangkuriang, Kota Cimahi gagal setelah semua pesertanya tidak ada yang memenuhi syarat administrasi dan kualifikasi.
Sebelumnya, tercatat ada enam perusahaan yang mengajukan penawaran harga untuk menggarap proyek senilai Rp 273 miliar itu. Namun saat dilakukan evaluasi, semua perusahaan gugur sebab tidak ada yang memenuhi syarat administrasi dan kualifikasi.
"Dari dokumen penawaran yang disampaikan oleh peserta, tidak ada yang memenuhi syarat administrasi dan kualifikasi," ungkap Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa pada Setda Kota Cimahi, Iyun Sapta Mulyana saat dihubungi pada Sabtu (20/11/2021).
Untuk kelanjutan proyek revitalisasi Stadion Sangkuriang setelah gagal dalam tahapan tender, kata Iyun, itu menjadi kewenangan dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yakni Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Kota Cimahi.
Gagalnya tahapan tender proyek revitalisasi stadion bersejarah itu sudah sampai ke DPRD Kota Cimahi, khususnya Komisi III.
Para wakil rakyat itu mengaku kecewa mendengar kabar bahwa stadion yang didamkan masyarakat itu ternyata gagal dalam proses tender, yang artinya menunda proses fisik.
"Antusias warga luar biasa karena Cimahi akan memiliki Stadion besar megah senilai Rp 273 miliar. Namun ditunggu-tunggu tidak kunjung dibangun, bahkan berdasarkan data di lapangan proses lelang ternyata gagal," ungkap Anggota Komisi III DPRD Kota Cimahi Enang Sahri Lukmansyah.
Enang mengaku tak habis pikir proyek tersebut hingga saat ini belum sampai ke tahapan fisik. Padahal, anggaran bantuan dari Pemprov Jabar sudah tersedia sejak awal tahun 2021.
Untuk diketahui, merevitalisasi stadion itu Pemkot Cimahi mendapat bantuan anggaran Rp 110 miliar tahun ini.
Baca Juga: Kasus Covid-19 Klaster Sekolah Kota Cimahi Bertambah
Sementara sisa anggaran sebesar Rp 163 miliar rencananya sesuai skema akan dikucurkan tahun 2022.
"Yang jadi pertanyaan bagaimana eksekutif bisa lalai dalam lelang padahal dana nya sudah ada di tahun 2021 awal. Proses lelang memang tidak sederhana saya paham melalui tahapan tahapan pelelangan. Sangat disayangkan kalau sampai tidak terlaksana," ujar Enang.
Enang lantas menyarankan di sisa waktu tersisa tahun 2021 ini Pemkot Cimahi bersama Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Cimahi untuk berkoordinasi dengan Pemprov Jabar agar dana bisa dimanfaatkan dan bisa dilaksanakan lelang ulang.
"Karena kontrak tahun jamak boleh di lelang sekarang di tahun 2021, pelaksanaannya di tahun 2022. Yang paling penting ada nya keseriusan wali kota untuk berkoordinasi dengan gubernur," sebutnya.
Selain itu, Enang menyarankan agar Pemkot Cimahi tidak terlalu mengandalkan bantuan anggaran untuk memperbaiki Stadion Sangkuriang.
"Pakai APBD saja, tapi tidak sekaligus karena memang anggarannya besar. Bisa dengan cara bertahap," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Seni Berdamai dengan Kecewa: Mengapa Kita Sangat Membutuhkan 'Emotional Boundaries'
-
Cara Cepat Berhenti Capek Mental: Setop Beri Ekspektasi Tinggi ke Orang Lain
-
Tentara Amerika Mulai Protes Disuruh Hancurkan Iran, Tak Sudi Mati Demi Israel
-
Seni Mengelola Rasa Kecewa di Buku Gimana Kalau Ternyata Bukan Dia Orangnya?
-
Kamu Mau Menyerah? Coba Lihat Lagi, Bukankah Kamu Sudah Sejauh Ini?
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer
-
Detik-Detik Menegangkan! Ibu Hamil Melahirkan di Kereta, Dokter Spesialis Kandungan Turun Tangan
-
Dua Tahun Prabowo-Gibran, Kepuasan Publik 57,4 Persen, Lingkungan Jadi Sorotan
-
KPK Periksa Bupati Bogor soal Dugaan Korupsi di Lingkungan Pemkab
-
BRI Perkuat Inklusi Keuangan UMKM Lewat Empat Penghargaan Pada 2026