SuaraJabar.id - Air sungai di Sukawening, Kabupaten Garut kembali meluap pada Sabtu (11/12/2021). Meski begitu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Garut menyampaikan luapan air sungai di Sukawening tidak menyebabkan banjir susulan seperti yang terjadi dua pekan lalu.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Garut Satria Budi membenarkan jika luapan air sungai di Sukawening tak menyebabkan terjadinya banjir bandang.
"Alhamdullilah tidak terjadi hal-hal yang tidak diharapkan," kata Satria Budi, Minggu (12/12/2021).
Ia menuturkan luapan air sungai di wilayah Kecamatan Sukawening dan di Kecamatan Karangtengah terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
"Ya, tadi karena hujan cukup lebat," katanya.
Komandan Korps Sukarela Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan Sukawening Muhamad Solehudin menyatakan Sungai Citameng yang mengalir di kawasan Sukawening kembali meluap dan membuat panik warga sekitar setelah hujan deras mengguyur wilayah Garut, Sabtu (11/12/2021).
Luapan sungai itu, kata dia, tidak sampai menerjang pemukiman penduduk yang sebelumnya pernah dilanda banjir bandang.
"Hanya meluap, kondisi masih aman tidak sampai ke rumah warga," katanya.
Pada 27 November 2021, pemukiman warga di Kecamatan Sukawening dan Karangtengah diterjang banjir bandang yang menyebabkan kerusakan dan warga harus mengungsi ke tempat aman.
Baca Juga: Banyak Pohon Tumbang Diterpa Angin Kencang, BPBD Bekasi Rekomendasikan Hal Ini
Peristiwa itu tidak menimbulkan korban jiwa, rumah warga yang kondisinya rusak sudah diperbaiki, warga yang sebelumnya mengungsi sudah kembali ke rumahnya masing-masing.
Berita Terkait
-
PLTA Batang Toru Kembali Digenjot, Proyek yang Sempat Dihentikan Gegara Dugaan Picu Banjir Bandang
-
Delapan Bulan Pasca Bencana, Ratusan Siswa SD di Aceh Masih Belajar Darurat
-
Ratusan Warga Mengungsi Malam Hari Usai Terjebak Banjir di Kabupaten Agam
-
Texas Banjir Besar Jelang Final Piala Dunia 2026, 2 Orang Tewas
-
JPO Tendean Nyaris Ambruk, Crane Masih Tersangkut dan Kemacetan Mengular
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Dedi Mulyadi Ancam Tahan Bantuan Desa, Ini Penyebabnya!
-
Utamakan Hak Pendidikan Anak, Farhan Nekat Ambil Keputusan Berat Soal Pembangunan SDN 026
-
Sorotan Pohon Hilang di Gasibu, Dedi Mulyadi: 1 Pohon Ditebang Diganti 50 Asem Jawa
-
Viral ASN PPPK Paruh Waktu DPUTR Bandung Barat Live TikTok, Singgung Fee Proyek
-
Menhut Raja Antoni Ungkap Dukungan Prabowo untuk Percepatan Restorasi Ekosistem