SuaraJabar.id - Sejumlah desa di daerah Pajampangan atau wilayah selatan Kabupaten Sukabumi terendam banjir akibat air Sungai Cipicung pada Selasa (21/12/2021).
Banjir diduga dipicu oleh hujan deras yang turun di daerah tersebutsejak pukul 14.00 WIB.
Meluapnya Sungai Cipicung menyebabkan rumah dan jalan di Kampung Karajeun, Desa Curugluhur, Kecamatan Sagaranten, terendam air. Adapun titik luapan sungai berada di Jembatan Ciboke.
Dari informasi, ada sembilan rumah terendam Banjir yang 4 diantaranya merupakan rumah kos.
Warga, Een menyatakan banjir tersebut terjadi karena dangkalnya sungai di daerah tersebut.
"Jika hujan turun air meluap begitu cepat," ujarnya.
Banjir menyebabkan jalan tak dapat dilalui kendaraan. Sejumlah warga dan pemuda kemudian membantu memikul motor agar tetap bisa lewat.
"Kami selaku masyarakat membantu motor yang ingin melintas," ujar Irfan Ardiansyah, pemuda Kampung karajeun.
Tak hanya di Kecamatan Sagaranten, Banjir juga melanda sejumlah desa di Kecamatan Cidolog. Banjir di daerah ini terjadi akibat meluapnya Sungai Cidolog dan Sungai Cilengka.
Baca Juga: Pemkot Bontang Diminta Pangkas Perjalanan Dinas untuk Anggaran Penanganan Banjir, Siap?
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cidolog Emat Muslihat menuturkan, Banjir terjadi di Desa Cipamingkis, Desa Tegallega serta Desa Mekarjaya.
Emat menuturkan, daerah tersebut memang menjadi langganan Banjir saat sungai meluap akibat hujan deras yang mengguyur.
Menurut dia, Banjir yang terjadi membuat rumah warga dan jalan provinsi ruas Sagaranten - Cidolog terendam.
"Kami masih mendata dampak rumah yang terkena banjir, adapun ketinggian air sampai dada orang dewasa," jelasnya.
\
Berita Terkait
-
9 Warga Singapura Korban Banjir Bandang Nepal Hilang, Keluarga Menangis Sulit Update Informasi
-
Nepal Terancam Banjir Bandang Susulan, Bendungan Danau Tibet Berisiko Jebol
-
Pasca Banjir Bandang Tewaskan 390 Orang, Danau Raksasa Mendadak Muncul di Nepal
-
Jalur Darat Terputus Total, Helikopter Jadi Tumpuan Evakuasi Korban Banjir Bandang Nepal
-
Mekkah Dilanda Hujan Deras dan Badai Petir
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Wacana Percepatan Pemilu Bikin Panas, GCP Bakal Polisikan Budi Arie
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bank SMBC Indonesia Gandeng ADB Perkuat Pembiayaan Perdagangan dan Rantai Pasok
-
Usut Sumber Limbah Kali Jantung, DLHK Depok Gandeng Wilayah Tempuh Jalur Hukum