SuaraJabar.id - Sejumlah Pimpinan Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU di Jawa Barat telah memberikan dukungan pada KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya untuk menjadi Ketua Umum PBNU.
Namun jelang Muktamar Nahdlatul Ulama ke-34 yang tinggal menghitung hari, PCNU Kabupaten Bandung belum memberi sinyalemen calon yang bakal mereka dukung.
Terkait hal ini, Ketua PCNU Kabupaten Bandung Asep Jamaludin mengatakan, pihaknya masih melalukan pematangan untuk menentukan pilihan dukungan terhadap calon Ketua Umum PBNU dalam Muktamar nanti.
"Kami belum menentukan siapa yang akan didukung," ucap Asep, Selasa (21/12/2021).
Pilihan akan diberikan dengan melihat perkembangan di lapangan, salah satunya adalah visi misi kandidat calon Ketua Umum PBNU.
"Visi-misinya juga belum kami lihat," katanya.
Pilihan akan dijatuhkan kepada calon PBNU yang dinilai pantas untuk memimpin kaum nahdliyin kedepan. Syarat utamanya adalah bisa lebih mengayomi umat sehingga NU bisa lebih dicintai masyarakat.
Muktamar NU ke-34 akan digelar pada 23 Desember 2021 nanti di Provinsi Lampung. Sejauh ini terdapat setidaknya 4 orang nama bakal calon Ketua Umum PBNU.
Keempat orang tersebut adalah KH Prof Dr KH Said Aqil Siradj, KH Dr As'ad Said Ali, KH Yahya Cholil Staquf, dan KH Marzuki Mustamar.
Baca Juga: Maung Bandung Langsung Lahap Level Medium di Latihan Perdana
Sebelumnya diberitakan, KH Yahya Cholil Staquf atau Gus Yahya mendapat dukungan dari 16 Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) untuk menjadi Ketua Umum PBNU.
Di Jawa Barat sendiri terdapat 27 PCNU. Artinya, Gus Yahya memperoleh dukungan dari mayoritas PCNU yang ada di Jabar.
"Sebanyak 16 PCNU telah bulat akan memilih KH Yahya Cholil Staquf sebagai Ketua Umum PBNU untuk periode lima tahun mendatang," kata Ketua PCNU Cianjur Choirul Anam MZD dikutip dari Antara, Senin (20/12/2021).
Menurut Choirul, kesepakatan mayoritas PCNU itu dihasilkan pada pertemuan yang digelar di Kota Bekasi, Minggu (19/12/2021).
PCNU yang telah final memberikan dukungan, antara lain PCNU Kabupaten Cianjur, Kota Sukabumi, Kota Depok, Kabupaten Bogor, Kabupaten Kuningan, Kota Tasikmalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Pangandaran, Kota Bekasi, dan Kabupaten Bekasi.
Choirul optimistis dukungan kepada Gus Yahya akan bertambah karena beberapa pengurus cabang lain telah menyatakan siap untuk menyusul dalam barisan 16 PCNU.
Berita Terkait
-
Gagal Samai Rekor Clean Sheet Yoo Jae Hoon di Pekan 27, Teja Paku Alam Santai
-
Akses Ditutup Ahli Waris, 8 Ruang Kelasa di SDN Bunisari Tak Bisa Dipakai
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
-
Viral! Bayi Nyaris Tertukar di RS Hasan Sadikin Bandung, Sempat Dibawa Orang Lain
-
Semakin Seru Persaingan jadi Juara, Berikut Jadwal Pekan 28 Super League
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas