SuaraJabar.id - Identitas mayat pria yang ditemukan di perkebunan karet di Kampung Cipeureudeuy, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Senin (3/12/2021) sekitar pukul 08.00 WIB akhirnya terungkap.
Dari hasil penelusuran yang dilakukan pihak kepolisian, mayat tersebut diketahui merupakan seorang remaja atas nama M Ismail (17) warga RT 02/12 Kampung Kiara, Desa Mandalawangi, Kecamatan Cipatat.
Korban diketahui merupakan anggota geng motor XTC berdasarkan keterangan pamannya bernama Yuyun Arifin (29). Hal itu itu diperkuat dengan ditemukannya kartu identitas keanggotaan XTC milik korban di lokasi mayatnya ditemukan.
"Korban ini anggota klub motor XTC. Jadi temannya namanya Rio sempat bilang ke keluarga katanya mereka enggak apa-apa, posisinya lagi di rumah teman," ungkap Yuyun kepada wartawan.
Pihak keluarga sendiri mengaku kaget dengan kabar penemuan mayat keponakannya itu meskipun sebelumnya pihak keluarga sendiri telah melaporkan kehilangan korban sejak malam tahun baru atau Jumat (31/12/2021)
"Iya enggak ada kabar sejak malam tahun baru. Kaget malah dapat kabar ditemukannya itu sudah meninggal," beber Yuyun.
Pihak keluarga sendiri terakhir berkomunikasi dengan korban pada malam tahun baru. Kala itu ia menyebut sedang dikejar-kejar oleh anggota geng motor lainnya.
"Informasi terakhir ke keluarga itu katanya dikejar sama anggota geng motor lain, korban naik motor berdua sama temannya. Setelah itu enggak ada kabar sampai Minggu enggak pulang-pulang dan sudah dicari enggak ketemu," pungkas Yuyun.
Sementara itu Kapolsek Cipatat Kompol Yana Supyana membenarkan terkait penemuan mayat sesosok pria di perkebunan karet PTPN VIII tersebut. Pihaknya masih menunggu hasil olah TKP dari Tim Inafis Polres Cimahi.
Baca Juga: 5 Fakta Jembatan Apung Ambruk di Bandung Barat
"Betul ada penemuan mayat. Saat ini masih kita selidiki dan menunggu hasil pengecekan tim Inafis," kata Yana.
Sebelumnya, Warga Kampung Cipeureudeuy, Desa Rajamandala Kulon, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat (KBB) digemparkan dengan penemuan seorang pria yang terbujur kaku di area
perkebunan karet PTPN VIII.
Pria yang ditemukan sudah tidak bernyawa itu ditemukan pada Senin (3/12/2021) sekitar pukul 08.00 WIB oleh seorang petani karet bernama Farwati. Ia ketika itu tengah mengumpulkan getah karet.
Farwati mengungkapkan, semula dirinya mengira mayat tersebut hanyalah bantal guling sehingga hanya didiamkan. Namun saat matahari mulai menyorot ternyata ia melihat dengan jelas jika itu merupakan mayat seorang pria.
"Saya datang subuh-subuh buat kerja, awalnya saya kira itu bantal guling. Nah sekitar jam 8 pagi pas matahari mulai terang, ternyata itu mayat seorang laki-laki," beberFarwati kepada wartawan.
Farwati pun langsung melaporkan penemuan mayat tersebut ke petugas keamanan Indonesia Power (IP), yang kebetulan jaraknya hanya 300 meter.
Tag
Berita Terkait
-
12 Hari Hilang, Perempuan di Tasikmalaya Ditemukan Tewas dalam Sumur Berisi Kobra Jawa
-
Situ Ciburuy Mulai Mengering, Daratan Muncul di Tengah Danau
-
Polusi Debu Kapur Selimuti Permukiman Warga Citatah
-
24,5 Persen Anak Jambi 'Fatherless', Gubernur Sebut Jadi Pemicu Remaja Gabung Geng Motor
-
Meriah! Ratusan Warga Lembang Beradu Tomat dalam Festival Perang Tomat 2026
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung