SuaraJabar.id - Tindak kekerasan sesksual di lingkungan pondok pesantren kembali terjadi di Bandung.
Kali ini, ada tiga orang yang menjadi korban kekerasan seksual di sebuah pesantren di Kabupaten Bandung.
Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo mengatakan, kasus kekerasan seksual di pesantren itu sudah mulai mengerucut ke tersangka.
"Sudah mengerucut kepada tersangka," ujar Kusworo, Kamis (6/1/2022).
Pengerucutan yang mengarah kepada tersangka tersebut setelah pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.
"Ada 8 orang saksi yang kami mintai keterangan, baik orang tua, korban juga pengurus pondok pesantren," ungkapnya.
Namun, Kusworo tidak memberikan keterangan detail mengenai orang yang dicurigai sebagai tersangka, termasuk statusnya di Pondok Pesantren tersebut.
"Kami masih melakukan pendalaman untuk merangkai alat bukti," katanya.
Kasus dugaan pencabulan di pesantren Kabupaten Bandung tersebut dimulai dari adanya laporan orang tua korban kepada kepolisian yang menyebutkan anaknya menjadi korban pelecehan seksual.
Baca Juga: Tak Hanya Satu, Mahasiswa UMY Cabuli Tiga Korban
Sejauh ini pihak kepolisian menyebutkan, pesantren itu merupakan tempat kejadian perkara pencabulan tersebut.
Berita Terkait
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kasus Pelecehan Seksual di FH UI, BEM Tuntut Transparansi dan Sanksi Tegas
-
Berapa Biaya Kuliah FH UI? 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual Terancam di-DO
-
MKD DPR Panggil Aboe Bakar Besok Soal Isu Ulama Madura di Pusaran Narkoba
-
Jejak Gelap Aep Saepudin: Sosok Pendiam di Rancaekek yang Jadi Broker Senpi Ilegal Ki Bedil
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
Terkini
-
Usut Suap Lahan Tapos, KPK Cecar Pejabat MA Soal 'Jual Beli' Mutasi Hakim PN Depok
-
5 Poin Penting di Balik Kasus Jual Beli Jabatan ASN Bogor, Kini Dilimpahkan ke Polisi
-
Apes! Begal Bercelurit di Karawang Babak Belur Dihajar Massa Usai Gagal 'Stut' Motor Korban
-
Siap-siap! Mei 2026 Jadi Awal Kemarau Panjang di Sebagian Besar Jawa Barat
-
Siswa SMP yang Dibawa Lari Agya Ditemukan, Polisi Ungkap Peran Driver Ojol dalam Rekaman CCTV