SuaraJabar.id - Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung Ruli Hadiana membenarkan kabar yang beredar mengenai guru pegawai negeri sipil atau PNS yang belum menerima gaji.
Sebelumnya beredar kabar, gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayar. Bahkan sudah satu pekan para tenaga pendidik belum menerima gaji.
Ruli mengatakan, kondisi itu disebabkan adanya struktur organisasi dan tata kerja (SOTK) yang baru.
"Kemarin Kasubag keuangannya seolah-olah hilang, karena ada SOTK baru," ujar Ruli, Minggu (9/1/2022).
Dia menjelaskan, Kasubag keuangan yang berstatus Plt tidak terbaca oleh sistem sehingga tidak bisa melakukan pencairan uang untuk gaji.
"Kasubag keuangan yang dulu kan plt, dalam struktur organisasi yang baru tidak muncul. Makanya diperpanjang lagi," katanya.
Hal tersebut membuat gaji guru PNS di Kabupaten Bandung terlambat dibayarkan. Namun Ruli mamastikan masalah tersebut seharusnya sudah tidak menjadi kendala.
"SK-nya sudah saya tanda-tangani kemarin," ujarnya.
Namun ketika disinggung kepastian dengan adanya SK tersebut guru PNS sudah mendapatkan hak gajinya, Ruli mengatakan hal tersebut sudah bukan menjadi kewenangannya.
Baca Juga: Sering Terjadi Kekerasan Guru dan Muridnya di Sampang, Kasus Dimediasi
"Saya sudah koordinasi, kalau dari saya sudah lepas. Tinggal dari pihak pak Diar (Kepala BKAD Kabupaten Bandung)," tutupnya.
Berita Terkait
-
Gaji Ke-13 PNS dan Pensiunan Kapan Cair? Kabar Gembira, Jadwal Pencairan PPPK Sudah Diumumkan
-
Guru Besar UMY Warning Pemerintah: Jangan Nekat Pindah ke IKN Kalau Belum Siap!
-
Selain Josepha, Guru Pendamping Juga Dibungkam Juri Indri Wahyuni di Lomba Cerdas Cermat
-
DPR: Daerah Sudah Tak Mampu Gaji PPPK, Guru Harus Diangkat Jadi PNS
-
S.Pd. vs Badai Penataan 2026: Apakah Ijazah Saya Hanya Bakal Jadi Pajangan?
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
-
Keluar Kau Setan! Ricuh di Pertemuan Donald Trump dan Xi Jinping
Terkini
-
Tega Lakukan Kekerasan Seksual, Anak Tiri di Cirebon Laporkan Ayah Sambung ke Polisi
-
Persib vs PSM Makassar: 6 Poin Penting Pesan Pak Haji Umuh untuk Jaga Tahta Klasemen
-
'Satu Foto Sejuta Cerita' Dedie A. Rachim Terpukau oleh Karya Jurnalistik di APFI 2026
-
Tanpa Bojan Hodak dan Dua Pilar Asing, Bos Umuh Tuntut Persib Tetap Bermental Juara
-
Terungkap! Pembunuhan Pelajar di Bantaran Citarum: Pisau Dapur Sudah Disiapkan Pelaku