SuaraJabar.id - Sebuah mobil bak terbuka mengalami insiden di Dusun Desa Campaka, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Rabu (12/1/2022) kemarin.
Mobil bak terbuka tersebut terjun bebas ke jurang sedalam enam meter. Warga di sekitar lokasi kejadian menduga, sopir mobil tersebut belum mahir menyetir.
Insiden bermula ketika kendaraan bak terbuka yang mengangkut sayuran itu melaju dari arah Cigugur menuju Langkaplancar dengan kecepatan sedang.
Namun, pas tiba di tempat kejadian datang kendaraan roda dua dari arah Langkaplancar.
Karena pengemudi belum mahir nyetir, mobil yang ia kendarainya berbelok ke sisi kiri jalan hingga terperosok masuk ke jurang.
“Sepertinya sopir yang belum mahir bawa mobil itu kaget begitu pas tikungan jalan datang kendaraan roda dua dari arah Langkaplancar. Sang sopir mobil tersebut tidak bisa mengendalikan kemudinya dan akhirnya masuk jurang,” tutur saksi mata, Juhaman.
Mobil bak terbuka bermuatan sayuran dengan dua orang penumpang itu masuk jurang. Meski kondisi kendaraan nyungsep ke jurang, namun sopir dan satu orang penumpangnya tidak mengalami cedera serius, hanya luka lecet-lecet.
lebih lanjut Juhaman mengatakan, selain sopir yang belum mahir, kondisi jalan tikungan itu juga sangat kecil dan kecelakaan seperti ini bukan kali pertama terjadi.
“Saya berharap kedepan jalan belokan ini mendapat pelebaran jalan supaya kejadian serupa tidak terulang. Apalagi kendaraan dari arah berlawanan tidak kelihatan karena tertutup pepohonan bambu yang ada sekitar pinggir jalan tersebut,” pungkas Juhaman.
Baca Juga: Jatuh Tersungkur Akibat Kecelakaan di Jalan, Pemuda Ini Justru Lakukan Hal Tak Terduga
Berita Terkait
-
Rekaman CCTV Ungkap Kronologi Kecelakaan Transjakarta dan Ojol di Gunung Sahari
-
Sudah 31 Kecelakaan dalam Sebulan, KAI Daop 1 Minta Warga Tak Ngabuburit di Jalur Kereta
-
Diduga Main Asal Belok, Pengendara Ojol Luka Parah Dihantam Bus Transjakarta
-
Sopir TransJakarta Diduga Mengantuk hingga Tabrakan Adu Banteng, Polisi Dalami Unsur Kelalaian
-
Tabrakan Koridor 13, DPRD DKI Tak Terima Alasan Sopir Mengantuk: Direksi Transjakarta Akan Dipanggil
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Tahun Kuda Api, BRI Hadirkan Imlek Prosperity 2026
-
Catat Tanggalnya! CGM Bogor 1-3 Maret 2026: Perayaan Unik Harmoni in Diversity
-
Komisi III DPR Kawal Ketat Kasus Kematian NS, Desak Jerat Ibu Tiri dengan Hukuman Maksimal
-
KPK Turun Tangan! Proyek Besar Pemkab Bogor Kini Diawasi Ketat Biar Tak Jadi Ladang Korupsi
-
Geger Korupsi Anggaran 2024-2025, Kantor Kesbangpol Sumedang Digeledah Jaksa