SuaraJabar.id - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil akan menyumbangkan uang hasil penjualan lukisan miliknya di NFT melalui Opensea keapda anak-anak yatim piatu di Jawa Barat.
Hal itu diumumkan Ridwan Kamil di akun Instagram pribadinya @ridwankamil.
"Hasilnya akan disumbangkan untuk yayasan yang membantu kepada anak-anak yang menjadi yatim piatu karena orangtuanya meninggal oleh pandemi covid di Jawa Barat."
"Setelah eksperimen menjualkan lukisan jalanan Braga, kali ini saya eksperimen menjual karya kreatif sendiri berjudul “Pandemic Self Portrait”." tulis pria yang akrab disapa Kang Emil tersebut.
Dalam unggahannya itu, Kang Emil juga memberi pesan untuk siap menyosong era digital seperti saat ini dan memanfaatkan booming NFT sebagai salah satu lahan ekonomi baru.
"Hayu pada diseriusin hijrah digitalnya." tulis Ridwan Kamil.
Sebelumnya, Crazy Rich asal Bangka, Lanang Cikal Narendra mengeluarkan uang cukup banyak untuk bisa mendapatkan luksan NFT (Non-fungible token) milik Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Lanang lewat unggahan Instastory di akun Instagram miliknya memperlihatkan lukisan NFT Ridwan Kamil yang berjudul "Pandemic Self Potrait" tersebut.
Dari laman openseo.io, lukisan NFT itu diunggah akun Ridwan_Kamil_Collection dan sudah terjual dengan harga 1 Et1 Ethereum (ETH). Jika diuangkan 1 ETH itu senilai 3.213 dolar AS atau setara Rp 45,9 juta.
Baca Juga: Kominfo Peringatkan Platform NFT Agar Tak Langgar UU ITE
Berita Terkait
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
Bandara Husein Kembali Beroperasi, Pedagang Pasar Baru Bandung Harap Wisatawan Meningkat
-
Bawaslu Kabupaten Bogor Buka Suara Soal Tagar 'Percuma Lapor Bawaslu', Jadikan Introspeksi Diri
-
KPK Sita Dokumen dan Barang Bukti Elektronik dari Kantor Summarecon di Bogor
-
Heboh Penemuan Jasad Wanita Belanda Tewas di Hotel Bandung, Polisi Gelar Penyelidikan
-
Kasus Suap HGB Summarecon Bogor Naik Penyidikan, Mungkinkah Nusron Wahid Diperiksa KPK?