SuaraJabar.id - Operasi pasar murah yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kota Cirebon di Pusat Grosir Cirebon diserbu warga.
Dari pantauan pada Selasa (18/1/2022), banyak warga yang mengantre untuk mendapatkan minyak goreng murah yang dijual Rp 14 ribu per liter.
"Kalau beli di sini minyak goreng Rp 14 ribu per liter, jauh lebih murah dibanding di pasar atau toko," kata seorang warga Kota Cirebon Romlah (55).
Romlah mengatakan di pasar atau toko, harga minyak goreng per liter mencapai Rp 22 ribu dan itu sudah berlangsung lama.
Sedangkan di pasar murah ini harga minyak goreng Rp14 ribu, tentu banyak selisih dari pada harga di pasar atau toko, sehingga bisa lebih menghemat lagi.
"Kami hanya diperbolehkan membeli dua liter saja, tapi lumayan dari pada di toko atau pasar," ujarnya.
Sementara warga lainnya Suryati berharap dengan adanya operasi pasar murah ini, harga minyak goreng dan kebutuhan lainnya yang mengalami kenaikan bisa berangsur normal.
Karena, lanjut Suryati, kebutuhan pokok sudah beberapa bulan mengalami kenaikan, seperti minyak goreng, cabai, ayam, dan lainnya.
"Harapan kami sih bisa kembali seperti dulu, minyak goreng tidak semahal sekarang," katanya.
Baca Juga: Bakal Gelar Operasi Pasar Lagi, Disperindag DIY Minta 24 Ton Minyak Goreng ke Kemendag
Operasi pasar murah yang dilakukan oleh TPID Kota Cirebon diselenggarakan selama tiga hari mulai hari Selasa (18/1) sampai dengan Kamis (20/1), dan menyediakan beberapa komoditas kebutuhan.
Sekretaris Daerah Kota Cirebon Agus Mulyadi mengatakan untuk operasi pasar murah, terutama minyak goreng diberikan bantuan dari Kementerian Perdagangan (Kemendag) sebanyak 25.000 liter dengan harga Rp14 ribu per liter.
"Maksimalnya warga hanya dilayani dua liter, dan ini berlangsung selama tiga hari," katanya.
Berita Terkait
-
500 Titik Bazar Murah Jakarta, Strategi Pasar Jaya Kendalikan Harga Pangan Jelang Ramadan
-
Pemerintah Siapkan Rp 11,92 Triliun untuk Bantuan Pangan Beras dan Minyak Goreng
-
Bank Cirebon Bangkrut: Izin Dicabut, Pemkot Respon Sikap OJK dan LPS
-
Inflasi Awal 2026 Stabil, Mendagri Dorong Daerah Perkuat Cadangan Logistik
-
Pramono Targetkan Inflasi Jakarta 2026 Jinakkan Angka Nasional
Terpopuler
- Teman Sentil Taqy Malik Ambil Untung Besar dari Wakaf Alquran di Tanah Suci: Jangan Serakah!
- Biar Terlihat Muda Pakai Lipstik Warna Apa? Ini 5 Pilihan Shade yang Cocok
- Link Download 40 Poster Ramadhan 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Edit
- 7 HP Flagship Terkencang Versi AnTuTu Februari 2026, Jagoannya Gamer dan Multitasker
- Kenapa Pajak Kendaraan Jateng Naik, tapi Jogja Tidak? Ini Penjelasannya
Pilihan
-
Jangan ke Petak Sembilan Dulu, 7 Spot Perayaan Imlek di Jakarta Lebih Meriah & Anti Mainstream
-
Opsen Pajak Bikin Resah, Beban Baru Pemilik Motor dan Mobil di Jateng
-
Here We Go! Putra Saparua Susul Tijjani Reijnders Main di Premier League
-
Kabar Baik dari Elkan Baggott untuk Timnas Indonesia
-
Jaminan Kesehatan Dicabut, Ribuan Warga Miskin Magelang Tercekik Cemas: Bagaimana Jika Saya Sakit?
Terkini
-
MUI Tasikmalaya: Ahmadiyah Sebagai Warga Negara Harus Dilindungi Sesuai Konstitusi
-
Waka BGN Minta Pekerja Keramba di Purwakarta Dijadikan Pengusaha Perikanan
-
Meriah! Warga Cipadung Sukaresmi Gelar Turnamen Bulutangkis Gendongan Unik
-
143 Juta Orang Diprediksi Mudik, Menhub: Jawa Barat Jadi Titik Fokus
-
Skandal TPST Bantargebang Naik ke Penyidikan: KLH Serius Proses Hukum Pengelola Gunung Sampah