SuaraJabar.id - Dua orang dewasa di Kabupaten Cianjur mengalami kelumpuhan selama beberapa bulan setelah mendapat suntikan vaksin COVID-19. Selain itu, ada pula anak usia sekolah yang meninggal dunia usai mengikuti vaksinasi.
Menanggapi hal itu, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Cianjur Yusman Faisal mengatakan tiga kasis itu telah dicatatkan sebagai kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI) berat selama pelaksanaan vaksinasi COVID-19.
Menurut dia, dua orang dewasa asal Kecamatan Bojongpicung dan Kecamatan Mande yang mengalami kelumpuhan selama beberapa bulan setelah mendapat suntikan vaksin sudah pulih setelah mendapat penanganan medis.
"Sedangkan kasus lainnya menimpa anak usia sekolah di Kecamatan Pasirkuda. Setelah menjalani perawatan siswa tersebut meninggal dunia. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Komnas KIPI guna mengetahui penyebab pastinya," kata Yusman.
"Komnas KIPI belum mengeluarkan hasil penilaiannya, sehingga kami juga belum bisa memastikan. Namun sudah dilaporkan sebagai temuan KIPI, termasuk yang terbaru di Kecamatan Pasirkuda," ia menambahkan.
Yusman menekankan bahwa kejadian ikutan pasca-imunisasi yang berat sangat sedikit jika dibandingkan dengan jumlah orang yang divaksinasi. Oleh karena itu, dia meminta warga tidak takut menjalani vaksinasi.
"Jangan takut untuk divaksin, selama menjalani pemeriksaan dan penelusuran oleh petugas kesehatan serta rajin memeriksakan kesehatan, vaksinasi yang didapat tidak akan berdampak parah," katanya.
Berita Terkait
-
Ketahuan Saat Bayar Utang! Begini Kronologi Penangkapan Mahfud Dukun Pengganda Uang Asal Cianjur
-
Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak
-
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan saat Campak? Ini Cara Aman Menghadapinya
-
Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi
-
H+5 Lebaran: Arus Balik Cianjur Masih Padat Merayap, Motor Mendominasi Jalur Puncak!
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
Terkini
-
Segel Dibuka Selasa, Subkon Ancam Segel Ulang Gedung MUI Sukabumi Jika Kamis Belum Dibayar
-
Bisnis Kebencian: Resbob Dituntut 2,6 Tahun Penjara Usai 'Jual' Isu SARA Demi Saweran
-
5 Fakta Miris di Balik Polemik Pembangunan Gedung MUI Sukabumi yang Bikin Geleng-geleng Kepala
-
Demi Capai Inklusi Keuangan Masyarakat, Holding Ultra Mikro BRI Makin Solid
-
Gedung MUI Kabupaten Sukabumi Disegel: Kontraktor Klaim Belum Dibayar, MUI Sebut Sudah Lunas