SuaraJabar.id - Aksi debus berupa unjuk kekebalan tubuh dari senjata tajam dan panasnya api diperagakan beberapa demonstran peserta aksi Arteria Dahlan di depan Gedung Sate, Kota Bandung, Selasa (25/1/2022).
Massa yang berasal dari Paguyuban Seniman Jawa Barat dan elemen Kesundaan itu memperagakan beberapa atraksi debus.
Salah satunya unjuk kekebalan dari gergaji mesin. Awalnya aksi mengeluarkan gergaji mesin. Salah seorang aktor debus pun langsung melepas bajunya. Leher yang dipenuhi oleh kalung-kalung coklat itu menyalakan gergaji mesin.
Dengan penuh percaya diri, dia angkat gergaji mesin itu dan menunjukkan kepada massa untuk apa yang akan dia lakukan.
Tanpa basa basi, dia langsung menempelkan lidahnya tepat saat gergaji mesin itu menyala. Dia lakukan itu sambil mengelilingi massa yang menonton aksi debusnya.
Berulang kali dia kelilingi massa, dia juga memindahkan gergaji mesinnya ke anggota tubuh lainnya, seperti ke perutnya dan ke telapak kakinya. Dari lidah sampai telapak kaki, tidak ada satupun yang berakibat luka atau berdarah sedikit pun.
Lalu sembari pria itu debus dengan gergaji mesin, di saat yang sama, terdapat perwakilan massa lain juga unjuk kebolehannya dengan aksi debus menggunakan pisau dan golok.
Mereka menempelkan pisau dan golok sembari menggesek-geseknya ke lidah, perut, tangan, dan anggota tubuh lainnya.
Setelah aksi debus benda tajam, lantas panitia mengeluarkan kardus-kardus sisa dan sejumlah koran yang tidak terpakai.
Kardus dan koran-koran bekas itu ditumpuk, lalu pria yang sama saat debus menggunakan gergaji mesin, dimasukkan dalam selimut tebal dan ditidurkan di tumpukan kardus dan koran.
Kemudian panitia membawa minyak dan korek yang bertujuan untuk membakar kardus dan koran bersamaan dengan pria tersebut.
Api pun membakar, menunjukkan keperkasaannya dengan melahap habis kardus dan koran yang ditumbuk hingga menjadi abu.
Belum diketahui secara pasti selimut yang dikenakan pria tersebut terbuat dari bahan apa, tapi ketika api padam, dia pun keluar dari selimut itu dan tidak ada satu luka bakar pun yang mengenainya.
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi debus ini hanyalah rangkaian hiburan dari unjuk rasa yang dilakukan oleh Paguyuban Seniman Jawa Barat dan elemen Kesundaan lainnya di Gedung Sate.
Adapun unjuk rasa ini menuntut agar Arteria Dahlan, Anggota Komisi III DPR RI itu dipecat dan dipenjarakan, buntut dari pernyataan kontroversinya yang menyinggung penggunaan Bahasa Sunda oleh Kajati dalam suatu rapat kerja.
Gelombang protes dan desakan dari berbagai komunitas serta organisasi bahkan dari internal partai PDIP sendiri pun bermunculan. Hingga pada akhirnya Arteria Dahlan minta maaf pada Kamis (20/1/2022).
Walau Arteria Dahlan minta maaf, ternyata hal tersebut belum menyurutkan dan mendamaikan kegaduhan yang dia perbuat.
"Menurut kami Arteria Dahlan minta maaf tidaklah cukup. Ini sudah terlalu mendalam menyakiti orang Sunda," kata Ketua Paguyuban Seniman Jawa Barat, Nace Permana.
Berita Terkait
-
Hilal di Batas Kriteria MABIMS, Bosscha ITB Sebut Posisi Bulan Sulit Diamati
-
Demi Tiket Piala Dunia 2026, Bek Persib Bandung Rela Korbankan Kepentingan Pribadi
-
Persib Bandung di Ambang Hattrick Juara, Bojan Hodak: Jangan Bicara Terlalu Jauh
-
Frans Putros Tinggalkan Libur Persib Bandung Demi Misi Timnas Irak
-
Persib Bandung di Puncak Klasemen, Adam Alis Ingkatkan Perjalanan Masih Panjang
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
BRI Hadirkan THR Lebaran 2026 dalam Bentuk Emas, Ini 6 Cara Transfer di BRImo
-
Tetap Aman dan Nyaman Selama Lebaran 2026: BRI Sabrina WhatsApp 24 Jam Bantu Nasabah Lebih Cepat
-
Pantauan Langit Kapolda Jabar: Exit Tol Parungkuda "Adem Ayem", Puncak Mudik Ternyata Sudah Lewat
-
Mudik Seru ke Sukabumi! Anak Bisa Main Lego, Ayah Pijat Refleksi di Pos Penyu Gadobangkong
-
Gema Takbir Berbalut Protes: Wali Kota Sukabumi Disoraki Jemaah Muhammadiyah Usai Salat Id