SuaraJabar.id - Seorang pemuda yang dilaporkan tersesat saat mendaki Gunung Haruman di Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat, berhasil pulang dengan selamat.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Bandung Deden Ridwansyah sebagaimana dikutip dalam siaran pers Basarnas yang diterima di Garut, Minggu, mengatakan bahwa pemuda bernama Muhammad Kamaludin (26) dilaporkan hilang pada Jumat (28/1).
Pemuda dari Kampung Andir Cibogo, Desa Cibiuk Kaler, Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut, itu mendaki Gunung Haruman sendirian pada Rabu (26/1).
Pada Jumat (28/1) dia menyampaikan pesan kepada ibunya melalui WhatsApp bahwa dia tersesat dalam perjalanan pulang.
Setelah gagal menghubungi anaknya, orang tua Muhammad Kamaludin melapor ke polisi dan Kantor Pencarian dan Pertolongan. Namun Muhammad Kamaludin berhasil kembali ke rumah pada Sabtu (29/1) malam.
"Sempat kebingungan dan tidak tahu arah pulang, namun akhirnya survivor (penyintas) kembali pulang melewati jalur yang sama seperti yang dia lewati ketika naik ke Gunung Haruman," kata Deden dikutip dari Antara, menambahkan, Muhammad Kamaludin tiba di rumah dalam keadaan selamat dan sehat.
Sebelumnya, Kantor SAR Bandung menerima informasi adanya pendaki yang tersesat di Gunung Haruman, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Jum’at (28/1/2022). Informasi itu diterima dari keluarga pendaki yang sempat menerima pesan dari pendaki yang tersesat itu.
Kepala Kantor SAR Bandung, Deden Ridwansyah mengatakan, pendaki yang mengalami tersesat di Gunung Haruman itu bernama Muhamad Kamaludin (26) warga Kampung Andir Cibogo, Desa/Kecamatan Cibiuk, Kabupaten Garut.
Masih kata Deden, pendaki itu pada saat tersesat sempat menyampaikan pesan kepada ibunya. Namun ditengah komunikasi itu, nahas komunikasi terputus antara pendaki dan pihak keluarganya.
Baca Juga: Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Sudah Kantongi Identitas Pelaku yang Menembak Tiga Prajurit
Berita Terkait
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
- Apakah 180 BPM Normal saat Lari? Ini Cara Menghitung Heart Rate Sesuai Usia
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Krisis Air Bersih Meluas di 12 Kecamatan Cianjur
-
BRI Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Jutaan UMKM Jadi Motor Penggerak Asta Cita
-
Polisi Cimahi Ungkap Peredaran 1 Kg Tembakau Sintetis, Sita Senpi Rakitan
-
Polemik Jalsah Salanah Ahmadiyah, KDM Diminta Tegur Bupati Tasikmalaya
-
Polres Cimahi Ungkap 59 Kasus Narkoba dalam 10 Hari, Barang Bukti Senilai Rp550 Juta