SuaraJabar.id - Atraksi barongsai bertajuk "War of Barongsai" di Mal Festival Citilik Kota Bandung berbuntut panjang.
Pengelola mal tersebut bakal diperksa oleh Satpol PP Kota Bandung akibat gelaran itu memicu kerumunan orang.
Kepala Satpol PP Kota Bandung Rasdian Setiadi mengatakan, pemeriksaan terhadap pengelola mal terkait atraksi barongsai itu bakal dilakukan oleh pihaknya bersama Polrestabes Bandung.
"Kita akan periksa bersama Polrestabes Bandung, bagaimana kegiatan kemarin bisa sampai terjadi seperti itu (kerumunan)," ujar Rasdian saat, Rabu (2/2/2022).
Menurutnya, gelaran tersebut melanggar protokol kesehatan, lantaran menyebabkan kerumunan masyarakat dan melanggar jumlah maksimal pengunjung mal tersebut.
"Itu kita cari tahu, karena setiap mal itu ada Satgas Covid-19-nya, jadi kita gali keterangannya," jelasnya.
Jika terbukti melanggar protokol kesehatan yang telah diatur dalam Peraturan Wali Kota Bandung, sanksi terberat kemungkinan akan menimpa mal tersebut dan akan dicabut izin operasionalnya.
"Denda pasti, yang terberat kita akan cabut izinnya," jelasnya.
Berdasarkan pantauan Ayobandung.com pada 1 Februari 2022, perayaan Tahun Baru Imlek 2573 yang digelar dengan mempertontonkan atraksi barongsai di Mal Festival Citylink.
Acara ini sontak mengundang banyak masyarakat untuk menonton hinggga terjadi kerumunan.
Padahal, saat ini kapasitas maksimal pengunjung malam dan pusat perbelanjaan di Kota Bandung masih berada di angka 50 persen merujuk ke Perarturan Wali Kota No. 5 Tahun 2022.
Bahkan, tak sedikit pengunjung yang abai terhadap protokol kesehatan.
Apalagi, mengingat saat ini penyebaran kasus Covid-19 di Kota Bandung sedang dalam tren kenaikan.
Sebelumnya diberitakan, Kasus COVID-19 di Kota Bandung melonjak tajam dalam dua pekan terakhir. Kenaikannya bahkan mencapai 10 kali lipat dari pekan-pekan sebelumnya.
Baca Juga: Warga Korban Penggusuran PT KAI Kesal Lurah Kebonwaru Bandung Ngaku Tak Punya Data Riwayat Tanah
Dipantau dari Pusat Informasi Covid-19 Kota Bandung, terdapat kenaikan 160 kasus COVID-19 selama dua hari ke belakang.
"Di dua minggu awal kasus harian sekitar 70-an, di dua minggu terakhir ini 700 lebih. Berarti peningkatan sudah 10 kali lipat," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Bandung Rosye Arosdiani, Rabu (2/2/2022).
Meski begitu, menurutnya mayoritas pasien yang terkonfirmasi positif merupakan orang tanpa gejala (OTG). Rosye mengatakan, kasus Covid-19 pada Selasa kemarin sebanyak 176 dan 50 persen terdeteksi dari pemeriksaan terhadap pelaku perjalanan.
"Salah satunya, khusus di Bandung terjadi peningkatan itu ternyata terbanyak dari skrining perjalanan artinya yang akan bepergian ke mana di-screening PCR atau rapid," jelasnya.
Rosye menjelaskan, data tersebut didapat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh seluruh laboratorium yang memeriksa dan terinput secara nasional.
"Jadi meski dilakukan tes di luar daerah saat akan melakukan perjalanan, karena mereka berdomisili dari Bandung datanya akan langsung masuk dan terkoneksi sehingga langsung update," jelasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Faktor X yang Buat Beckham Putra Cs Tak Dipanggil John Herdman, Masalah Attitude?
-
Prediksi Skor Eks Menkeu Purbaya Laga Persijap Jepara vs Persib Bandung
-
Viral Gaya Bicara Diduga Kajari Bandung 'Ngajak Ribut' Bikin Wartawan Naik Pitam
-
118 Gempa Guncang Bandung, BMKG Temukan Area Sumber Seismik Baru yang Belum Terpetakan
-
Menang di Kandang FC Seoul, Igor Tolic Beberkan Perjuangan Persib Jaga Keunggulan
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 5 Sepatu Skechers Max Cushioning yang Empuk untuk Jalan Kaki Jauh dan Olahraga
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Rekomendasi Produk Viva untuk Eksfoliasi Wajah, Mulai Rp12 Ribuan
- Apakah Pertalite Akan Naik Harga 26 September 2026? Ini Kata Bahlil
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Ponaryo Astaman Prediksi FIFA ASEAN Cup 2026 Bakal Berlangsung Ketat
-
Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong
-
Nonton Pestapora 2026 Makin Praktis, Ada Cashback 20 Persen Pakai QRIS BRImo
-
Daftar Narapidana yang Diduga Dapat Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong
-
Hadapi Musim Influenza A, Pentingnya Vaksinasi dan Menyiapkan Kebutuhan Kesehatan di Rumah