SuaraJabar.id - Kemunculan kawanan monyet ekor panjang penghuni hutan lindung Cipeucang di Jalan Geopark Ciletuh ruas Tamanjaya - Palampang, Kabupaten Sukabumi sudah menjadi pemandangan biasa bagi warga sekitar.
Kawanan monyet liar penghuni hutan Cipeucang itu kerap turun ke jalan untuk mencari makan.
Devi, pemilik warung di Tanjakan Cipeucang mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama hampir dua tahun.
"Monyet berekor turun ke jalan, mencari makanan, jumlahnya cukup banyak," kata Devi, Rabu (2/2/2022).
Primata dengan nama latin Macaca fascicularis tersebut, kata Devi, sudah biasa bergelantungan di pepohonan dan kabel telepon di sepanjang jalan.
"Mereka datang kalau pagi sekitar jam 8, siang hari jam 12 atau jam 2 dan terakhir sore hari sekitar jam 4 sore," lanjutnya.
Devi mengungkap penyebab monyet-monyet tersebut turun ke jalan. Awalnya sering menjarah warung, lama-kelamaan akhirnya diberi makanan oleh warga sekitar.
"Pada awalnya hewan - hewan tersebut pernah menjarah makanan. Biasanya sering menjarah warung, seperti mengambil kerupuk saat pemilik ada di dalam warung, tapi sudah 2 tahun ini, kami suka memberinya makanan, ada jagung, kelapa, serta pisang. Setelah mereka kenyang masuk lagi kedalam hutan," bebernya.
Dia juga memastikan tak ada hewan jenis lain yang keluar dari hutan selain hewan jenis monyet.
Baca Juga: Naik Status Jadi PPKM Level 2, Kota Sukabumi Kaji Pelaksanaan PTM
"Kebanyakan yang mendekat adalah monyet, kalau yang lainnya seperti lutung diatas pohon pinggir jalan dan ditempat sepi. Mungkin mereka berharap ada yang memberi atau membuang makanan ke pinggir jalan," pungkasnya.
Berita Terkait
-
Jual Beli Hutan Lindung Luwu Timur Dibongkar, Pelaku Terancam Denda Rp7,5 Miliar
-
Kasus Hutan Lindung Tanjung Piayu, PT GTP Resmi Jadi Tersangka Korporasi
-
Waspada Malaria Monyet Mengintai: Gejalanya Menipu, Bisa Memperburuk Kondisi dalam 24 Jam!
-
Waspada Malaria Knowlesi! Penyakit 'Kiriman' Monyet yang Mulai Mengintai Manusia
-
Kronologi Penggerebekan 16 WNA di Sukabumi: Sewa Hotel Setahun, Diduga Siapkan 50 Anggota Sindikat
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Bukan Sekadar Lomba, Pesta Rakyat Trindo Residence Jadi Modal Sosial Kekompakan Warga
-
Replika Gajah Raksasa Semarakkan Karnaval HUT ke-81 RI di Kota Banjar
-
Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki Carry Terjun ke Jurang di Ciamis, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Dedi Mulyadi Soroti Sampah Mengendap 32 Tahun di Saluran Air Kota Bandung