Ari Syahril Ramadhan
Rabu, 02 Februari 2022 | 19:24 WIB
ILUSTRASI -Monyet acak-acak warung warga. [ISTIMEWA]

SuaraJabar.id - Kemunculan kawanan monyet ekor panjang penghuni hutan lindung Cipeucang di Jalan Geopark Ciletuh ruas Tamanjaya - Palampang, Kabupaten Sukabumi sudah menjadi pemandangan biasa bagi warga sekitar.

Kawanan monyet liar penghuni hutan Cipeucang itu kerap turun ke jalan untuk mencari makan.

Devi, pemilik warung di Tanjakan Cipeucang mengatakan, kondisi tersebut sudah berlangsung selama hampir dua tahun.

"Monyet berekor turun ke jalan, mencari makanan, jumlahnya cukup banyak," kata Devi, Rabu (2/2/2022).

Primata dengan nama latin Macaca fascicularis tersebut, kata Devi, sudah biasa bergelantungan di pepohonan dan kabel telepon di sepanjang jalan.

"Mereka datang kalau pagi sekitar jam 8, siang hari jam 12 atau jam 2 dan terakhir sore hari sekitar jam 4 sore," lanjutnya.

Devi mengungkap penyebab monyet-monyet tersebut turun ke jalan. Awalnya sering menjarah warung, lama-kelamaan akhirnya diberi makanan oleh warga sekitar.

"Pada awalnya hewan - hewan tersebut pernah menjarah makanan. Biasanya sering menjarah warung, seperti mengambil kerupuk saat pemilik ada di dalam warung, tapi sudah 2 tahun ini, kami suka memberinya makanan, ada jagung, kelapa, serta pisang. Setelah mereka kenyang masuk lagi kedalam hutan," bebernya.

Dia juga memastikan tak ada hewan jenis lain yang keluar dari hutan selain hewan jenis monyet.

Baca Juga: Naik Status Jadi PPKM Level 2, Kota Sukabumi Kaji Pelaksanaan PTM

"Kebanyakan yang mendekat adalah monyet, kalau yang lainnya seperti lutung diatas pohon pinggir jalan dan ditempat sepi. Mungkin mereka berharap ada yang memberi atau membuang makanan ke pinggir jalan," pungkasnya.

Load More