SuaraJabar.id - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular pada Dinas Kesehatan Kota Cimahi, Dwihadi Isnalini mengatakan, virus COVID-19 kemungkinan tidak akan benar-benar hilang dan akan menjadi seperti virus influenza lainnya.
"Kemungkinan virus ini akan ada, jadi seperti virus-virus influenza saja," kata Dwihadi saat dihubungi Suara.com pada Kamis (3/2/2022).
Sehingga, kata dia, pihaknya saat ini tetap menunggu kebijakan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) perihal perubahan status pandemi menjadi endemi COVID-19.
Dwihadi menjelaskan, perubahan status tersebut menurutnya di Kota Cimahi harus melihat perkembangan kasus COVID-19.
Apabila kasusnya semakin bisa dikendalikan dan angka kematian semakin berkurang maka kemungkinan ke depan akan menjadi semacam flu biasa.
"Apabila kasusnya semakin turun dan gejala-gejala yang timbul kasus kematian berkurang kasus gejala berat berkurang bisa jadi ke depan seperti gambaran penyakit flu biasa. Sehingga nanti mungkin Memenkes juga akan menetapkan sebagai endemi," jelas Dwihadi.
Untuk penetapan status tersebut, pihaknya tetap akan menunggu keputusan dari Kemenkes. Namun Dwihadi memperkirakan kasus COVID-19 sendiri akan mulai melandai kembali pada pertengahan Maret ini.
"Kita tunggu saja karena memang diperkirakan Maret itu akan terjadi penurunan," ucap Dwihadi.
Untuk itu, dirinya meminta masyarakat tetap disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Sebab menurutnya hal tersebut menjadi salah satu kunci untuk mengendalikan COVID-19 selain dengan vaksinasi.
Jumlah kasus COVID-19 di Kota Cimahi sendiri saat ini masih cukup tunggu. Kekinian total masih ada sekitar 984 warga Kota Cimahi yang masih terkonfirmasi aktif COVID-19.
Baca Juga: Update Covid-19 di Bintan: Pasien Terus Bertambah Sebanyak 35 Orang, 4 Kecamatan Zona Merah
Kontributor : Ferrye Bangkit Rizki
Berita Terkait
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Helikopter Penerbad Mi-17 Jatuh Saat Padamkan Karhutla di Pematang Limau, Dua Personel Hilang
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
Terkini
-
SEG Restorasi 325 Hektare Hutan Halimun Salak, 120 Ribu Pohon Bakal Ditanam
-
Ponsel Kanselir Jerman Ikut Disadap, Hubungan Dua Negara Memanas
-
KONI Jabar Evaluasi Pembinaan Atlet Lewat Porprov XV 2026, Bidik PON 2028
-
Investasi Rp15 Triliun, Proyek Pabrik Kimia Dasar di Cilegon Bisa Kurangi Impor Bahan Baku Industri
-
17 Anak Diduga Jadi Korban Pencabulan Pemilik Warung di Karawang, Ini 5 Fakta Kasusnya