SuaraJabar.id - Calon penumpang diminta untuk mengisi electronic-Health Alert Card (e-HAC) di aplikasi PeduliLindungi sebelum datang ke Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.
Hal tersebut diperlukan guna mengantisipasi antrean calon penumpang di koridor keberangkatan setelah adanya aturan baru dari pemerintah pusat soal perjalanan domestik.
"Kita juga dari media sosial atau dari media elektronik, menyampaikan untuk mempersiapkan apa saja yang menjadi persyaratan. Jadi sampai di bandara itu calon penumpang itu sudah siapkan itu," kata Executive General Manager Bandara Husein Sastranegara Cin Asmoro, Kamis (3/3/2022) dikutip dari Antara.
Adapun pemerintah pusat menerbitkan aturan baru yang mengubah skema pengisian e-HAC yang sebelumnya dilakukan penumpang di bandara kedatangan, menjadi di bandara keberangkatan.
Aturan itu diterapkan guna mengantisipasi antrean penumpang di bandara kedatangan. Namun menurut Cin Asmoro, jika penumpang kini mengisi e-HAC sebelum datang ke bandara keberangkatan, maka antrean penumpang dapat terminimalisir.
Menurutnya di hari pertama penerapan e-HAC di bandara keberangkatan ini belum tampak adanya antrean penumpang di Bandara Husein Sastranegara dan masih dalam situasi yang terkendali.
Pasalnya, kata dia, kini jumlah perjalanan pun terbilang sedikit dibanding hari-hari biasanya. Salah satu faktornya, kata dia, penerbangan menuju Denpasar, Bali, dihentikan sementara seiring dengan adanya Hari Raya Nyepi.
"Informasi dari petugas yang berdinas, sekarang lancar saja ya karena kebetulan hari ini jumlah penerbangan kan landai," kata dia.
Meski demikian, menurutnya pihaknya juga tetap mengantisipasi antrean penumpang akibat kebijakan tersebut untuk hari-hari ke depannya, termasuk akhir pekan yang berpotensi meningkatkan perjalanan domestik.
Baca Juga: Lengkap Aturan Baru Naik Pesawat di Bandara Internasional Kualanamu Deli Serdang
"Dengan adanya libur panjang nanti atau akhir pekan, kami kolaborasi dan koordinasi dengan Avsec (Aviation Security), KKP (Kantor Kesehatan Pelabuhan) dan petugas maskapai, dan juga koordinasi dengan Lanud juga ya," katanya.
Tag
Berita Terkait
-
Dedi Mulyadi Gandeng Mathlaul Anwar, Siapkan Beasiswa untuk 80 Ribu Siswa Menengah
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Tak Mau Kalah dari Changi dan KLIA, Bandara Minangkabau Bidik Jadi Hub Penerbangan
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser
-
Persija dan Persib Harus Tanggung Denda Ratusan Juta dari Komdis PSSI Gara-gara Ulah Suporter
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
6 Fakta Tuntutan Mati Terdakwa Ririn, Pembunuh Satu Keluarga di Indramayu
-
Habisi Satu Keluarga Termasuk Bayi 8 Bulan di Indramayu, Terdakwa Ririn Dituntut Hukuman Mati
-
Bupati Sukabumi Pecat Kepala Desa Babakanjaya Terkait Dugaan Penyimpangan APBDes
-
Tak Cukup Satu Tersangka, Pengacara Minta Polres Sukabumi Kota Tahan BHW dan Buru Penerima Video
-
Mahasiswa Bandung Demo Kritik MBG dan Ekonomi, Dedi Mulyadi: Enggak Ada Problem, Sudah Biasa